Tak Maksimal di Latihan Bebas MotoGP Cek, Valentino Rossi Hadapi Dua Kendala

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha Valentino Rossi. Reuters

    Pembalap Yamaha Valentino Rossi. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaValentino Rossi tampil tak maksimal dalam dua latihan bebas pertama MotoGP Republik Cek di Sirkuit Brno, Jumat. Pada latihan pertama ia menempati posisi ke-8, sedangkan yang kedua yang melorot ke urutan 12.

    Pembalap Monster Yamaha ini menghadapi dua kendala di lintasan MotoGP itu. Ia berjuang dengan cengkeraman di permukaan Brno yang bergelombang.

    Selain itu, dengan suhu yang lebih dingin dibandingkan di Jerez ia juga telah menderita degradasi ban belakang yang cepat.

    Tetapi Rossi berharap dia bisa mengatasi masalah tersebut.

    “Ini adalah situasi yang sulit," kata Rossi. "Tata letak lintasannya luar biasa, tetapi aspal di sini memiliki beberapa tonjolan dan tingkat cengkeraman rendah. Kami terutama mengalami degradasi ban belakang, setelah beberapa lap kami kehilangan banyak performa."

    “Saya pikir pemecahan masalah itu akan menjadi kunci untuk hasil yang bagus pada hari Minggu. Kecepatan saya tidak terlalu buruk, tapi sayangnya selama lap dengan ban lunak saya tidak cukup kuat untuk tetap berada di 10 besar, jadi ini adalah masalah."

    "Di MotoGP semuanya berubah dari satu sesi latihan ke sesi latihan lainnya. Ini baru hari Jumat. Seperti biasa, ada banyak pembalap dan motor berbeda yang sangat kuat, tapi kecepatan saya juga tidak terlalu buruk. Kami harus bekerja di beberapa area untuk lebih meningkatkan, tetapi kami cukup baik. ”

    Rossi akan mengincar podium ke-200 di MotoGP Republik Cek ini. Dalam seri sebelumnya ya gagal finis lalu mampu naik podium urutan ke-3.

    CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?