MotoGP: Satu Kasus Covid-19 Muncul di Arena GP Republik Cek

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi rapid test Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kasus positif Covid-19 ditemukan di arena MotoGP Republik Cek. Namun kasus itu dilaporkan tak akan mempengaruhi pelaksanaan balapan di Sirkuit Brno, Ahad ini.

    Kasus Covid-19 itu ditemukan di antara anggota kru TV Dorna Sports. Hal itu sudah dikonfirmasi Dorna, Sabtu.

    "Setelah lebih dari 5.500 tes dilakukan pada semua personel paddock sebelum mereka menghadiri GP Spanyol, Andalusia, dan Cek, satu orang di paddock Kejuaraan Dunia MotoGP FIM dinyatakan positif COVID-19," demikian pengumuman Dorna.

    Hasil itu diketahui dari pengujian yang dilakukan menjelang Grand Prix Cej. "Orang tersebut adalah anggota tim Dorna Sports dan tidak menunjukkan gejala. Menyusul hasil positif yang tiba Sabtu dini hari, orang tersebut langsung diinformasikan dan diisolasi di hotelnya."

    MotoGP telah menerapkan protokol ketat di tengah pandemi virus corona. Di antara langkah-langkah pencegahan yang dilakukan adalah pengurangan ukuran paddock yang diizinkan di setiap acara dan balapan yang diadakan tanpa kehadiran penggemar.

    Mereka yang memasuki paddock harus menjalani tes Covid-19 negatif saat tiba di setiap balapan, dengan pemeriksaan suhu rutin dilakukan. Paddock menyebarkan aplikasi lacak dan jejaknya sendiri, dengan gelembung sosial yang beroperasi untuk menghindari interaksi apa pun untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus.

    Munculnya kasus ini hanya seminggu setelah pembalap Formula 1 Racing Point Sergio Perez dinyatakan positif terkena Covid-19, yang memaksanya absen dari balapan Silverstone akhir pekan lalu dan Grand Prix Hari Jadi ke-70 minggu ini di tempat yang sama.

    AUTOSPORT | CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.