Formula 1: Bos Mercedes Anggap Max Verstappen Ancaman Baru Lewis Hamilton

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes Lewis Hamilton berselebrasi dengan pemenang balapan Max Verstappen dalam F1 GP ke-70 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Ahad, 9 Agustus 2020. REUTERS/Frank Augstein

    Pembalap Mercedes Lewis Hamilton berselebrasi dengan pemenang balapan Max Verstappen dalam F1 GP ke-70 di Sirkuit Silverstone, Inggris, Ahad, 9 Agustus 2020. REUTERS/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Jakarta - Bos Mercedes Toto Wolff yakin bahwa dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, memiliki pesaing baru dalam memperebutkan gelar juara dunia Formula 1. Menurut dia, pembalap Red Bull Racing Max Verstappen bakal menjadi ancaman Lewis Hamilton musim ini setelah mendapatkan podium pertama pada seri balap F1 70th Anniversary GP di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan lalu.

    Wolff juga secara konsisten memperingatkan bahwa musim F1 masih jauh dari berakhir, meskipun Mercedes mendominasi di seri awal. Kemenangan Verstappen membuktikan persaingan juara Formula 1 masih terbuka. "Saya pikir kami sudah melakukannya. Saya menikmati situasi ini karena semua orang berkata, 'Oke, Mercedes seolah melenggang di taman' dan ini dia hasilnya," kata dia, dikutip Motosport, Selasa 11 Agustus 2020.

    Dengan kemenangan di Silverstone, Max Verstappen berada di urutan kedua klasemen umum pembalap dengan 77 poin. Ia tertinggal 30 poin dari pemimpin klasemen Hamilton. "Itu sama sekali bukan cara kami berjalan-jalan di taman. Kami jelas bukan mobil tercepat, bahkan mungkin bukan mobil tercepat kedua," ujarnya.

    Toto Wolff menambahkan, "Kami telah melihat di masa lalu bahwa kondisi panas entah bagaimana tidak cocok dengan mobil kami, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, ini jauh lebih kompleks dari itu. Saya sebenarnya siap menghadapi tantangan. Kami mungkin memiliki mobil tercepat, tetapi menjadi yang tercepat juga melibatkan downforce paling besar, dan downforce paling besar membuat ban bekerja paling keras."

    "Dalam hal itu, kami harus belajar cara menyetel mobil untuk membantu ban bertahan sedikit. Saya sangat penasaran untuk melihat dan tertarik untuk melihat bagaimana kami akan melakukannya di Barcelona. Kami memiliki beberapa hari untuk memahami, dan tidak ada yang lebih baik dari tantangan besar," ujar Wolff.

    Adapun bos Red Bull Christian Horner mengatakan, meskipun kemenangan itu membuat Formula 1 masih kompetitif, dia menunggu prospek Verstappen untuk bisa memanfaatkan momentum dalam persaingan juara. "Saya pikir Mercedes berkinerja buruk hari ini, dibandingkan dengan beberapa event terakhir. Saya pikir ini akan menjadi beberapa balapan lagi sebelum kami memiliki gambaran yang lebih jelas tentang itu. Tapi kami senang mendapatkan kemenangan pertama tahun ini," ujarnya.

    Horner menambahkan bahwa balapan di Silverstone yang kedua juga menunjukkan potensi RB16. Menurut dia, penting bagi Red Bull untuk mengevaluasi kelemahan mobil selama balapan. "Angin sedikit berkurang, suhu sangat mirip dengan beberapa hari terakhir. Tekanan ban sedikit berbeda, karena masalah yang dialami Pirelli akhir pekan lalu. Penting bagi kami untuk mengambil data ini dan menganalisisnya serta memahaminya," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.