Sebastian Vettel Gunakan Sasis Baru di GP Spanyol

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil pembalap Ferrari Sebastian Vettel berputar dalam balapan F1 70th Anniversary GP di Sirkuit Silverstone, Inggris. Doc. Motorsport.

    Mobil pembalap Ferrari Sebastian Vettel berputar dalam balapan F1 70th Anniversary GP di Sirkuit Silverstone, Inggris. Doc. Motorsport.

    TEMPO.CO, JakartaSebastian Vettel akan menggunakan sasis baru di Grand Prix Spanyol, Sirkuit Catalunya, setelah Ferrari mendapati kerusakan di sasis mobil yang ia gunakan di Silverstone akhir pekan lalu.

    "Sebastian akan memiliki sasis baru karena setelah analisis pascalomba Silverstone kami mendapati retakan kecil yang disebabkan oleh benturan keras," kata kepala pengembangan sasis Ferrari Simone Resta seperti dikutip Reuters, Rabu, 12 Agustus 2020.

    "Ini tidak akan berdampak banyak terhadap performa, tapi suatu keputusan logis yang harus diambil.

    Vettel kehilangan kendali mobil SF1000 setelah melindas kerb di tikungan pertama pada balapan hari jadi ke-70 Formula 1 di Silvestone akhir pekan lalu dan akhirnya finis di posisi ke-12.

    Juara dunia empat kali itu akan meninggalkan Ferrari akhir tahun ini namun menjalani musim yang berat setelah berada di peringkat ke-13 klasemen dengan 10 poin dari lima balapan tahun ini.

    Vettel berada di bawah bayang-bayang rekan satu timnya, pembalap muda Monako Charles Leclerc, yang telah mengemas 45 poin. Menambah kepahitan bagi Vettel, Nico Hulkenberg, yang menggantikan pembalap Racing Point Sergio Perez, meraup enam poin dari hanya satu balapan.

    Ferrari tak puas dengan paket mobil mereka tahun ini dan mengakui jika SF1000 lebih lamban dari mobil pesaing.

    Petinggi tim bermarkas di Maranello, Italia itu bahkan pesimistis bisa memenangi grand prix Formula 1 lagi sebelum 2022 ketika regulasi baru diterapkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.