Disalip Max Verstappen, Valtteri Bottas Menyerah dalam Perebutan Juara Formula 1

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes Lewis Hamilton melakukan salam Corona dengan rekannya, Valtteri Bottas usai mengikuti babak kualifikasi dan berhasil menempati posisi pertama dan kedua dalam Grand Prix Formula 1 Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Agustus 2020. Alejandro Garcia/Pool via REUTERS

    Pembalap Mercedes Lewis Hamilton melakukan salam Corona dengan rekannya, Valtteri Bottas usai mengikuti babak kualifikasi dan berhasil menempati posisi pertama dan kedua dalam Grand Prix Formula 1 Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Agustus 2020. Alejandro Garcia/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Mercedes Valtteri Bottas menjauh dari perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim ini. Meski mengawali seri balap F1, yang sempat tertunda karena pandemi virus corona itu dengan kemenangan, target menjadi juara lagi-lagi diredupkan oleh rekan satu timnya, Lewis Hamilton.

    Bottas tidak menutupi rasa kecewanya setelah Hamilton menjuarai GP Spanyol pada Ahad kemarin. Kemenangan itu adalah kemenangan keempat Hamilton di F1 2020. Setelah finis peringkat tiga di GP Spanyol, Bottas kini berada di peringkat tiga klasemen umum pembalap, terpaut 43 poin dari sang juara dunia enam kali. Ia tersalip pebalap Red Bull Max Verstappen yang menjadi runner up di GP Spanyol.

    "Tentunya kecewa. Ini jauh dari ideal dan aku tidak tahu bagaimana perbedaan poin sebenarnya, tapi ini terlalu besar, dan aku bisa melihat lagi bahwa kejuaraan ini mulai menjauh. Aku akan mengambil beberapa hari untuk memeriksa semuanya dan melihat apa yang salah, tapi jelas sangat mengecewakan saat ini," kata Bottas seperti dikutip Reuters, Senin, 17 Agustus 2020.

    Baca juga : Juarai Formula 1 Spanyol, Hamilton Terpaut 3 Gelar dari Rekor Michael Schumacher

    Valtteri Bottas menambahkan, "Aku tahu aku selalu bisa bangkit dan tanpa keraguan di Spanyol, seperti biasanya, aku akan sepenuhnya sehat secara mental, memberikan semua yang aku bisa. Tapi sekarang aku hanya ingin pergi ke tempat lain, bukan di sini."

    Bottas belum menemukan jawaban atas persoalan kecepatan mobilnya di balapan dan di sesi kualifikasi. Ia merasa aneh dengan mobilnya meskipun kedua mobil Mercedes itu selalu lebih cepat dari rival-rival mereka di sesi latihan dan ketika memperebutkan posisi start. "Aku tak tahu. Aku punya start yang bagus di balapan pertama dan laju yang bagus di semua musim, di setiap balapan. Di kualifikasi sangat ketat, setiap kali saya bersaing dengan Lewis."

    Di Grand Prix Britania, pembalap asal Finladia itu kurang beruntung setelah mengalami pecah ban dua lap menjelang finis. Ia terlempar dari P2 ke P3. Ban Hamilton juga pecah di lap terakhir, meski ia masih mampu menjuarai balapan itu dengan memaksa mobilnya ke finis dengan tiga ban yang masih utuh.

    Baca juga : Formula 1: Bos Mercedes Anggap Max Verstappen Ancaman Baru Lewis Hamilton

    Adapun Max Verstappen, yang unggul enam poin dari Bottas di klasemen, juga sempat sial setelah gagal finis di seri pembuka di GP Austria. Namun, pembalap Belanda itu bangkit dan selalu finis poin di lima balapan terakhir. Di Spanyol, Bottas menjalani start yang buruk dan melorot dari P2 ke P4.

    Dia bangkit untuk meraih posisi ketiga. Ban lunak yang ia pakai di akhir lomba tak mampu membuat Bottas menyalip Verstappen, yang selalu mengalahkan dia di empat balapan terakhir. "Tidak ada akhir pekan yang berjalan mulus tanpa kendala, kecuali seri pembuka, jadi saya senang bisa ada jeda," kata Bottas. Balapan Formula 1 selanjutnya akan digelar di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, dua pekan mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?