Formula 1 : Bos Ferrari Terkejut Isu Ketegangan Sebastian Vettel dan Tim Mekanik

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari, Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari, Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala tim Formula 1 Ferrari Mattia Binotto cukup terkejut dengan isu ketegangan yang meningkat antara pembalapnya, Sebastian Vettel, dan anggota tim saat GP Spanyol, akhir pekan lalu. Ketegangan itu terjadi setelah Vettel mengungkapkan kekesalannya karena kurangnya komunikasi radio Ferrari terhadap strategi penggunaan ban selama balapan.

    Pada balapan tersebut, Vettel bertanya kepada tim tentang peralihan ke strategi one-stopper. Mekaniknya datang melalui komunikasi radio untuk menanyakan langkah tersebut. Tim Ferrari mempertanyakan menyusul kebingungan atas strategi serupa yang terjadi saat seri balap F1 70th Anniversary Grand Prix di Sirkuit Silverstone, beberapa pekan sebelumnya.

    Baca juga : Juarai Formula 1 Spanyol, Hamilton Terpaut 3 Gelar dari Rekor Michael Schumacher

    Namun, Binotto membantah komunikasi radio baru-baru ini merupakan tanda meningkatnya ketegangan dalam hubungan tim dengan Vettel. Ketegangan itu muncul setelah juara dunia empat kali Formula 1 itu akan meninggalkan Ferrari setelah tidak kontraknya selesai akhir tahun ini. “Saya pikir berkomunikasi dengan pengemudi itu penting,” kata Binotto, dikutip dari Crash, Selasa 18 Agustus 2020.

    Sebastian Vettel naik dari urutan 11 di grid untuk melakukan strategi one-stop yang berisiko atas penggunaan bannya. Namun, ia berhasil naik dan finis di urutan ketujuh pada akhir balapan. Perolehan itu menjadi satu-satunya poin Scuderia di GP Spanyol karena rekan satu tim, Charles Leclerc, gagal menyelesaikan balapan. “Sesuatu yang kami putuskan bersama dengan para pembalap adalah kami harus terbuka semampu kami. Terkadang mempertanyakan tidak berarti kesalahpahaman," ujar Binotto.

    Mattia Binotto menambahkan, “Saya pikir mempertanyakan diri sendiri dengan berkomunikasi itu penting, pada akhirnya, untuk mendapatkan pilihan yang tepat. Saya merasa bahwa dalam beberapa balapan terakhir kami membuat pilihan yang tepat, terkadang beruntung seperti yang dikatakan Sebastian tetapi setidaknya kami sampai pada pilihan karena kami berkomunikasi."

    Baca juga : Penyebab Mobil Sebastian Vettel Bakal Ganti Sasis di Sirkuit F1 Catalunya

    “Kami terbuka di radio, saat Anda berada di posisi lini tengah, terkadang sulit, tetapi hanya memastikan setidaknya dengan bertanya, sekali lagi, kami membuat keputusan yang tepat,” ujar dia tentang ketegangan tim dan Vettel.

    Binotto pun mengabaikan masalah komunikasi Vettel dan kru paddock-nya. Ia juga mengabaikan isu ketegangan antara keduanya. “Saya tidak memperhatikan apa yang Anda sebutkan. Setidaknya dari pihak kami, kami belum mengubah jenis nada atau apa pun, jadi saya cukup terkejut, tapi bukan itu masalahnya. "

    Adapun Vettel menegaskan Ferrari tidak perlu meninjau strateginya. Ia menekankan bahwa kurangnya komunikasi selama sesi balapan tidak berarti ada masalah dengan hubungan antara pembalap dan tim. “Dari sisi saya tidak ada bedanya dengan sebelumnya. Kadang-kadang Anda berbicara di radio tetapi kami bertemu satu sama lain sepanjang hari, jadi Anda dapat berbicara sepanjang hari. Anda tidak perlu berbicara di radio sepanjang waktu. Tidak ada yang berubah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.