Kemenpora Ingin Tahun 2021 Jadi Momentum Pemulihan Olahraga Nasional

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali berdiri dengan latar lambang negara dan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali berdiri dengan latar lambang negara dan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan olahraga nasional. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan momentum itu dicanangkan setelah seluruh kejuaraan profesional pada tahun ini harus terhenti akibat pandemi Covid-19. Pada tahun itu juga, sejumlah agenda olahraga nasional dan internasional akan menjadi momentum untuk para atlet unjuk gigi.

    “Tahun 2021 harus kita canangkan sebagai tahun pemulihan. Pada 2020 semua stop, kegiatan ekonomi yang terkait kegiatan olahraga pun terhenti,” kata Zainudin dalam Rapat Kerja Nasional KONI Pusat 2020 yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2020.

    Baca juga : 15 Cabang Olahraga Sudah Gelar Turnamen di Tengah Pandemi Covid-19

    Beberapa agenda olahraga akan memadati tahun 2021, baik nasional maupun internasional. Dimulai dengan Asian Indoor & Martial Art Games, Piala Dunia U-20, serta PON XX 2020 Papua dan Pekan Paralimpiade Nasional 2020 yang diundur ke tahun depan. Amali pun mendorong pimpinan induk dan organisasi olahraga untuk mencari cara menjagakondisi atlet yang akan berlaga tahun depan.

    “Kami mengapresiasi upaya-upaya cabor walaupun di tengah pandemi tetap melaksanakan latihan yang terpusat dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang sangat ketat, misalnya cabor bulu tangkis, angkat besi, menembak dan lainnya dan alhamdulillah hingga hari ini tidak ada laporan tentang adanya insiden atau hal-hal terkait COVID-19 yang ada di pelatnas itu," Amali, yang juga politikus Golkar itu.

    Kemenpora, Amali menambahkan, saat ini sedang menyiapkan grand design olahraga nasional. Grand design yang masih dalam tahap uji publik itu diharapkan bisa segera disahkan dalam waktu dekat ini. Jika sudah disahkan, grand design tersebut akan menjadi landasan bagi KONI Pusat dan KONI daerah dalam pembinaan cabang-cabang olahraga.

    Baca juga : Daripada Naturalisasi Pemain, PSSI Disarankan Benahi Pembinaan Usia Muda

    “KONI Pusat dan KONIDA akan ikut terlibat dalam melihat dan memverifikasi, me-review usulan-usulan dari cabang olahraga sekaligus KONI memiliki tanggung jawab untuk memantau dan mengawasi apa yang menjadi komitmen antara cabor dengan pemerintah," ujar dia.

    Zainuddin Amali menambahkan, "Kami akan jalankan hubungan kemitraan ini sehingga KONI akan dikembalikan lagi kepada fungsinya sebagaimana tahun sebelumnya. Pemerintah berharap karena tidak mungkin semua urusan dan pekerjaan ini harus ditangani oleh pemerintah sendiri.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.