Suporter Barcelona Indonesia Dukung Manajemen Klub Lepas Lionel Messi

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gestur pemain Barcelona, Lionel Messi saat berselebrasi setelah menjebol gawang Napoli dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Spanyol, 8 Agustus 2020. Barcelona berhasil lolos ke perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Napoli dengan skor 3-1. REUTERS/Albert Gea

    Gestur pemain Barcelona, Lionel Messi saat berselebrasi setelah menjebol gawang Napoli dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Spanyol, 8 Agustus 2020. Barcelona berhasil lolos ke perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Napoli dengan skor 3-1. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Suporter Barcelona Indonesia, Joko Susilo beranggapan sudah waktunya klub asal Catalan untuk melepaskan ketergantungannya terhadap Lionel Messi.

    Menurut dia, rencana kepindahan bintang Argentina itu bisa berdampak positif bagi klub. "Barcelona itu satu kesatuan bukan hanya Messi doang," kata pria yang akrab disapa Jo ini kepada Tempo, Rabu, 26 Agustus 2020.

    Jo pun yakin kepindahan Messi bakal memunculkan bintang baru di bawah arahan pelatih Ronald Koeman. "Mungkin kepindahan Messi, image bahwa Messi sama dengan Barca bisa hilang," kata dia.

    Menurut dia, sebagai pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman bisa mengembalikan kejayaan klub. Jo menuturkan pengalaman pelatih asal Belanda itu bermain bersama Barcelona menjadi modal utama.

    Koeman, kata dia, bisa meracik kombinasi skuadnya dari pemain senior, rekrutan anyar, dan pemain jebolan akademi La Masia. "Nama besar dia dipertaruhkan," kata dia menerka masa depan Barcelona bersama Koeman.

    Lionel Messi sudah memutuskan meninggalkan Barcelona. Lewat pengacaranya, bintang Argentina itu memberi tahu klub  bahwa dia ingin pergi dan akan memanfaatkan klausul dalam kontraknya yang memungkinkannya hengkang dengan status bebas transfer usai musim 2019-2020.

    Opsi itu dikabarkan harus diaktifkan pada akhir Mei. Tetapi pemenang Ballon d'Or enam kali itu meyakini, perpanjangan masa kompetisi hingga Agustus berarti klausul itu masih berlaku.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.