Formula 1 : Kecelakaan GP Belgia, Antonio Giovinazzi Mengalami Oversteer

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi berpose di atas mobilnya saat diperkenalkan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 18 Februari 2019. Kimi menandatangani kontrak bersama tim Alfa Romeo selama dua tahun. REUTERS/Albert Gea

    Pembalap tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi berpose di atas mobilnya saat diperkenalkan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 18 Februari 2019. Kimi menandatangani kontrak bersama tim Alfa Romeo selama dua tahun. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi mengakhiri seri balapan GP Belgia tahun lalu dengan terkubur di penghalang ban saat keluar dari tikungan saat mobilnya terpacu dalam kecepatan tinggi. Kejadian berulang. Tahun 2020, pembalap Italia itu mengalami kecelakaan besar di sektor tengah. Mobilnya berputar dan menghantam penghalang di sisi lintasan. Pembalap Williams George Russell juga menjadi korban dalam insiden ini.

    Saat kecelakaan terjadi, Giovinazzi sedang mengejar pembalap Ferrari Sebastian Vettel di tahap awal balapan. Namun, dia kehilangan kendali dan membentur tembok luar sebelum memantul di trek. “Saya mengalami oversteer dalam sekejap di sisi luar dari belokan,” ujar Giovinazzi, yang seperti Russell lolos tanpa cedera sama sekali akibat insiden itu, dikutip dari Formula 1, 30 Agustus 2020.

    Baca juga : Formula 1 : Lewis Hamilton Raih Kemenangan di GP Belgia, Dekati Rekor Schumacher

    Antonio Giovinazzi menambahkan, “Saya mendorong terlalu banyak, hanya untuk mengatakan saya berada di belakang Sebastian di DRS. Terlalu banyak batas, dan ketika Anda selalu berada di batas terkadang hal itu akan terjadi, jadi kejadian ini terjadi saja."

    Hasil tersebut membuat Giovinazzi hanya mengumpulkan dua poin untuk Formula 1 2020. Modal yang buruk sebelum berlaga di Italia. Adapun rekan setimnya, Kimi Raikkonen, menyelesaikan balapan dengan P12, di depan kedua pembalap Ferrari.

    Baca juga : Raih Pole Formula 1 Belgia, Hamilton Dedikasikan buat Mendiang Chadwick Boseman

    Pada balapan itu, Lewis Hamilton menjadi penguasa grand prix. Ia meraih kemenangan keempatnya pada Formula 1 2020 saat memenangai seri balap di GP Belgia. Berlaga di Sirkuit Spa-Francorchamps, ia memperoleh catatan waktu 1 jam 24 menit 8,761 detik. Hasil ini membuat Hamilton, yang menguasai pole position, kian kokoh di klasemen pembalap F1 musim ini dengan 157 poin.

    Hamilton mengungguli rekan satu timnya, Valtteri Bottas saat pembalap Red Bull Max Verstappen yang menempati posisi ketiga. Bottas berselisih waktu 8,448 detik, sedangkan Verstappen terpaut 15,455 detik dari pembalap asal Inggris tersebut. Max Verstappen berada di peringkat kedua klasemen dengan 110 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.