Julian Alaphilippe Pimpin Tour de France, Ini Sepeda Specialized Andalannya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Alaphilippe, pembalap Prancis pemimpin klasemen Tour de France 2019 hingga etape XIII pada Junat 19 Juli. (foxsports.com)

    Julian Alaphilippe, pembalap Prancis pemimpin klasemen Tour de France 2019 hingga etape XIII pada Junat 19 Juli. (foxsports.com)

    TEMPO.CO, JakartaJulian Alaphilippe memenangi etape kedua Tour de France, sekaligus merebut kaus kuning dari genggaman juara etape pertama Alexander Kristoff, demikian dilansir AFP.

    Alaphilippe menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4:44:27. Perhatian pada pembalap tim Deceuninck - QuickStep  itu langsung tertuju pada sepeda Specialized S-Work Tarmac SL6, yang membawanya menjadi juara UCI World Tour Road 2019.

    Pada etape yang berjarak 186 kilometer dan berlangsung di pegunungan sekitar kota Nice itu, pembalap Swiss Marc Hirschi (4:55:27) menduduki posisi kedua, sedangkan posisi ketiga diduduki Adam Yates (4:55:28) dari Britania.

    Alaphilippe adalah pembalap dengan berat badan ringan yang unggul di tahapan berbukit. Andalan utamanya untuk musim 2020 adalah sepeda Tarmac serba guna yang dilengkapi dengan roda jenis karbon Roval Tubeless yang berputar di atas bantalan keramik CeramicSpeed, sepeda ini dilengkapi dengan groupset Shimano Dura Ace Di2 11 kecepatan.

    Team Bora memiliki sepeda yang mirip sehingga akan menarik untuk membandingkan performa di balapan karena kedua tim bersaing dengan material yang sama termasuk ban.

    Frameset: Specialized S-Works Tarmac SL6 Disc, Size 52mm “FACT 12r” Carbon (Seat Tube length 462mm (Center-Top) / Top tube 531mm / Reach 380mm / Stack 527mm / Wheelbase 975mm / Chainstays 410mm / BB drop 74mm / Seat angle 74 / Head Angle 72.5 / Head tube 126mm
    Fork: S-Works FACT 12r carbon, 12x100mm thru-axle, flat-mount disc, Rake 47mm, Fork length 363mm
    Front brake: Shimano Dura-Ace R9170, hydraulic disc with 160mm disc rotor
    Rear brake: Shimano Dura-Ace R9170, hydraulic disc with 140mm disc rotor
    Brake/shift levers: Shimano Dura Ace Di2 11 speeds
    Berat: 6,8kg
    Harga: Rp 182 juta.

    Sepeda tim papan atas lain adalah Cannondale SystemSix Hi-Mod Dura-Ace Di2. Sepeda seharga Rp168 juta ini adalah andalan pembalap tim EF Pro Cycling, Sergio Andreas Higuita, yang untuk sementara berada di posisi keempat klasemen.

    Cannondale dinobatkan sebagai Race Bike of the Year 2019 oleh BikeRadar, dan menjadi sepeda tercepat yang diuji oleh Majalah Tour, tidak heran Cannondale menjadi andalan Tour de France.

    Frameset: SystemSix, BallisTec Hi-MOD Carbon
    Drivetrain: Shimano Dura-Ace Di2 Hydro Disc, 11-Kecepatan
    Engkol: Cannondale HollowGram SiSL2 w / power2max NG Eco Power Meter, Vision ring, 52/36
    Wheelset: Cannondale HollowGram KNØT64, Karbon
    Ban: Vittoria Rubino Pro Speed
    Komponen: Cannondale KNØT SystemBar; SystemSix Seatpost dengan Prologo Dimension NACK Saddle

    Sepeda lain milik tim Movistar, Canyon Ultimate CF SLX Disc 9.0. Kereta angin berbanderol Rp 131 juta ini, bisa dikatakan sebagai pendatang baru.  

    Seperti Specialized, Canyon mensponsori dua tim balap sepeda Katusha-Alpecin dan Movistar. 

    Frameset: Canyon Ultimate CF SLX Disc, Karbon
    Penggerak: Campagnolo Super Record EPS SS
    Crank: Rekor Super Campagnolo
    Wheelset: Campagnolo Bora One 50 Disc Brake C12
    Ban: Continental Grand Prix 4000 S II
    Komponen: Canyon CP10 Aerocockpit CF; Pelana Fizik Antares R3; Tempat duduk Canyon S13 VCLS CF.

    ANTARA | ACTIVE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.