Benoit Paire Positif Covid-19, Mundur dari US Open

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Perancis, Benoit Paire kecewa usai dikalahkan oleh petenis asal Swiss dalam Final Tunggal Puyra Jepang Terbuka di Tokyo, Jepang, 11 Oktober 2015. REUTERS

    Petenis asal Perancis, Benoit Paire kecewa usai dikalahkan oleh petenis asal Swiss dalam Final Tunggal Puyra Jepang Terbuka di Tokyo, Jepang, 11 Oktober 2015. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Petenis Prancis Benoit Paire dinyatakan positif COVID-19 dan menarik diri dari US Open yang dimulai Senin, 31 Agustus 2020, demikian Reuters.

    Paire, unggulan ke-17 pada event Grand Slam tersebut, dijadwalkan melawan petenis Polandia Kamil Majchrzak pada putaran pertama di Flushing Meadows pada Selasa.

    Nama Paire sudah tidak muncul dalam daftar unggulan pada laman turnamen, Minggu, dan bagan pertandingan putra menunjukkan Majchrzak akan melawan petenis Spanyol Marcel Granollers.

    Juru bicara Asosiasi Tenis Amerika Serikat mengatakan ia hanya "bisa mengkonfirmasi bahwa seorang pemain telah dinyatakan positif dan telah mundur".

    Petenis berusia 31 tahun Paire tiba di New York untuk bermain di  Western & Southern Open pekan lalu,  tapi ia tidak menyelesaikan pertandingan putaran pertamanya melawan Borna Coric dari Kroasia.

    Paire tampak tidak sehat selama pertandingan tersebut dan minta bertemu dokter pada set pembuka sebelum mengundurkan diri pada set kedua ketika tertinggal 0-6, 0-1.

    L'Equipe melaporkan bahwa petenis Prancis lainnya, Richard Gasquet, Adrian Mannarino, Gregoire Barrere dan Edouard Roger Vasselin juga diminta untuk melakukan isolasi diri dalam kamar hotel mereka setelah Paire positif.

    US Open dimainkan tanpa penonton dan di dalam gelembung biosecure karena pandemi, namun sejumlah pemain peringkat atas melewatkan turnamen ini karena kekhawatiran virus corona.

    Petenis nomor tiga dunia Dominic Thiem mengatakan kepada wartawan, ia masih merasa yakin dengan tingkat keamanan event tersebut.

    "Tidak ada tempat yang lebih aman di dunia sekarang selain di sini," kata Thiem.

    "Tetap saja sesuatu bisa terjadi, seperti bisa Anda lihat dengan Benoit. Kami berharap tidak ada lagi yang terinfeksi," katanya.

    Thiem termasuk di antara mereka yang meminta maaf pada Juni atas cara pemain bertingkah laku pada event ekshibisi yang diselenggarakan Novak Djokovic, Adria Tour, yang empat pemainnya dinyatakan positif terpapar virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.