Kata George Russell dan Nicholas Latifi Usai Keluarga Williams Keluar dari F1

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil tim Williams di Formula 1. (formula1.com)

    Mobil tim Williams di Formula 1. (formula1.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pembalap tim Williams, George Russell dan Nicholas Latifi, memberikan penghormatan kepada keluarga Williams setelah mengumumkan keluar dari Formula 1. Menyusul pengambilalihan perusahaan Williams oleh Dorilton Capital, pekan lalu, keduanya menyebut perpisahan itu sebagai hari yang menyedihkan. "Jelas ini hari yang menyedihkan bagi kami," kata Russell, dikutip dari Motorsport, Jumat, 4 September 2020.

    Pendiri tim Williams, Sir Frank Williams dan wakil kepala tim Claire Williams akan mengakhiri hubungan jangka panjang mereka dengan tim dan F1. Keputusan ini sebagai bagian dari tinjauan strategis yang diselesaikan oleh Dorilton. Russell dan Latifi mengetahui kabar tersebut pada Kamis pagi .

    George Russell meneruskan, “Bagi saya pribadi, Frank dan Claire telah memberi saya kesempatan pertama saya di Formula 1. Itu adalah sesuatu yang sangat saya syukuri dan memiliki kesempatan untuk membalap untuk tim yang luar biasa dan bergengsi selama dua tahun saya berada di sini," kata Russell. "Saya merasa sedi, tapi sejarah Williams akan tetap ada. Kami akan tetap di bawah Williams Racing dan masih terus berjuang mewakili nama keluarga.”

    Baca juga : Lewis Hamilton Kecewa dengan Regulasi Larangan Setelan Mode Mesin Berbeda

    Latifi juga mengaku terkejut saat mengetahui bahwa keluarga Williams akan pergi begitu tiba-tiba. "Saya agak kaget dengan berita pagi ini. Saya pikir ketika ada berita bahwa tim dijual, pasti ada sesuatu di benak saya yang bisa saya antisipasi," ujarnya.

    “Saya belum menyelesaikan musim penuh pertama saya di Formula 1, tapi saya sudah bersama tim dan menjadi bagian dari keluarga sejak tahun lalu. Pastinya, sangat spesial seperti yang dikatakan George, Claire dan Frank memberi saya kesempatan pertama saya untuk memotong gigi di Formula 1," ujar Latifi meneruskan.

    “Ini akan selalu menjadi hal yang istimewa dimana saya memulai adalah di sini dengan Williams. Mereka telah memberi banyak pengemudi kesempatan pertama mereka. Budaya yang dibudidayakan di sini akan tetap sama. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pergi hanya karena Claire dan keluarganya menyingkir. ”

    Baca juga : Formula 1: Williams Dibeli Investor AS, Ini Kata Pembalap Russell dan Latifi

    Williams belum mengumumkan rencana tentang susunan tim yang akan mengambil alih tugas sehari-hari setelah akhir pekan seri balap di Sirkuit Monza. Tetapi, Russell yakin posisi itu akan diberikan ke orang yang tepat. "Bagi Claire dan keluarga Williams, tim sangat berarti bagi mereka. Mereka tidak akan menjualnya ke perusahaan jika mereka tidak yakin bahwa mereka mengutamakan kepentingan tim. Mereka pasti hanya melakukannya untuk kepentingan terbaik tim" kata dia.

    Menurut Russell, pengganti kepala tim Williams tidak perlu memiliki pengalaman F1 sebelumnya. Ia berkaca pada kesuksesan Toto Wolff yang sukses mengepalai tim Mercedes. "Jika Anda melihat Toto, dia memiliki sedikit pengalaman olahraga motor, tetapi dia tidak memiliki banyak pengalaman di Formula 1," kata Russell. "Dia masuk dan hasilnya tidak terlalu buruk."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.