Tour de France: Wout van Aert Kembali Juara, Etape 7 Mulai Menarik

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim Jumbo-Visma Wout Van Aert merayakan keberhasilannya memenangi etape ketujuh Tour de France 2020, yang finis di Lavaur, Prancis, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/REUTERS/STUART FRANKLIN)

    Pembalap tim Jumbo-Visma Wout Van Aert merayakan keberhasilannya memenangi etape ketujuh Tour de France 2020, yang finis di Lavaur, Prancis, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/REUTERS/STUART FRANKLIN)

    TEMPO.CO, JakartaPembalap Belgia Wout van Aert kembali menjadi juara etape Tour de France 2020 ketika ia menjadi yang tercepat pada tahapan ketujuh, Jumat, 4 Septeber 2020.

    Pada etape berjarak 168 kilometer dari Millau ke Lavaur itu, Van Aert  finish bersama rombongan dengan waktu 3 jam 32 menit 3 detik, demikian catatan laman resmi Tour de France.

    Pembalap NTT Pro Cycling Edvald Boasson Hagen menduduki urutan kedua dengan catatan waktu 3 jam 32 menit 3 detik, catatan waktu serupa juga diukir Bryan Coquard yang finis di urutan ketiga.

    Balap sepeda terbesar di dunia ini dimulai dengan sangat dinamis ketika tim Bora-Hansgrohe yang diperkuat Peter Sagan melejit untuk memisahkan diri dari rombongan besar.

    Akselerasi mendadak dari juara bertahan Egan Bernal membuat kelompok besar kembali terbagi. Sedangkan pembalap "kuda hitam" asal Slovenia Tadej Pogacar mendapati dirinya berada di baris belakang dan tertinggal 1:21.

    Pembalap 21 tahun yang membela UEA Emirates itu kini diperkirakan akan berjuang mati-matian pada etape delapan yang berlangsung Sabtu.

    Setelah beberapa hari balapan berlangsung dalam tensi rendah, etape ketujuh menjadi menarik ketika Bora-Hansgrohe menjauhi rombongan besar pada pendakian pertama untuk meninggalkan para sprinter lain.

    Hal itu memudahkan upaya Sagan untuk mengamankan kaus hijau penanda raja sprint untuk kedelapan kalinya.

    Pemegang kaus hijau sebelumnya, Sam Bennett, dan Cadel Ewan tertinggal jauh dan tidak dapat bersaing pada intermediate sprint, di mana Sagan mengoleksi 17 poin setelah dikalahkan oleh Matteo Trentin.

    Juara dunia tiga kali Sagan kembali dipecundangi pada final sprint oleh Van Aert, namun pembalap Slovakia itu mendapatkan empat poin tambahan karena melengserkan Bennett di kategori raja sprint.

    Klasemen umum

    Adam Yates masih kokoh menduduki pucuk klasemen umum Tour de France 2020, setelah balap sepeda elit itu menyelesaikan etape tujuh. Posisi kedua juga masih dihuni pembalap Slovenia Primoz Roglic, dengan selisih waktu yang sama seperti etape enam yakni tiga detik.

    Guillauma Martin menyodok ke tiga besar klasemen untuk pertama kalinya, dengan selisih sembilan detik dari Yates. Terdapat pendatang baru di posisi sepuluh besar yakni Thibaut Pinot dan Rigoberto Uran yang menghuni posisi kesembilan dan sepuluh.

    Peter Sagan kembali merebut kaus kuning sebagai raja sprint di etape tujuh dengan 138 poin. Sedangkan kaus polkadot sebagai penanda penguasa tanjakan masih dikuasai Benoit Conefroy dengan 25 poin.

    Pembalap Kolombia Egan Bernal yang finis di urutan kedelapan pada etape tujuh, berhasil merebut kaus putih dari tangan Tadej Pogacar sebagai penanda pebalap terbaik di bawah 25 tahun.

    Klasemen umum (kaus kuning):
    1. Adam Yates Mitchelton-Scott 30:36:00
    2. Primoz Roglic Team JUMBO-VISMA 30:36:03
    3. Guillaume Martin COFIDIS 30:36:09
    4. Egan Bernal INEOS GRENADIERS 30:36:13
    5. Tom Domoulin Team JUMBO-VISMA 30:36:13
    6. Nairo Quintana Team ARKEA-SAMSIC 30:36:13
    7. Romain Bardet AG2R La Mondiale 30:36:13
    8. Miguel Angel Lopez ASTANA Pro Team 30:36:13
    9. Thibaut Pinot GROUPAMA-FDJ 30:36:13
    10. Rigoberto Uran EF Pro Cycling30:36:13


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.