Formula 1, Lewis Hamilton : Kemenangan Pierre Gasly Pasti Menyakitkan Red Bull

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly di atas podium Formula Satu Grand Prix Italia di Autodromo Nazionale Monza, Monza, Italia, Ahad, 6 September 2020. Pembalap asal Prancis tersebut finis terdepan dalam balapan tersebut. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Selebrasi pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly di atas podium Formula Satu Grand Prix Italia di Autodromo Nazionale Monza, Monza, Italia, Ahad, 6 September 2020. Pembalap asal Prancis tersebut finis terdepan dalam balapan tersebut. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Mercedes Lewis Hamilton menyebut kemenangan mengejutkan Pierre Gasly di GP Italia menjadi penebusan manis yang pantas didapatkan setelah didepak dari tim Red Bull. "Pierre benar-benar pria yang baik. Saya pikir dia memiliki banyak bakat dan saya berpikir dia tidak diperlakukan dengan adil di Red Bull ketika dia diturunkan," kata Hamilton, dikutip dari Crash, Senin, 7 September 2020.

    Gasly menjalani periode selama 18 bulan yang penuh gejolak ketika dipromosikan sekaligus dijatuhkan oleh Red Bull setelah hanya melakoni 12 balapan di tim utama. Saat itu, ia juga harus kehilangan teman dekatnya, Anthoine Hubert, di GP Belgia tahun lalu dalam sebuah insiden kecelakaan balapan Formula 2.

    Baca juga : Formula 1: Gasly Juara GP Italia, Lewis Hamilton Dihukum 10 Detik

    Pierre Gasly kembali ke Toro Rosso setelah enam bulan besama Red Bull Racing pada paruh pertama di Formula 1 2019. Ia kembali dan posisinya saat itu digantikan oleh Alexander Albon, pembalap Toro Rosso sebelumnya. Sejak saat itu juga, Albon menjadi pengganti Gasly sebagai tandem Max Verstappen.

    Sejak kembali ke Toro Rosso--sekarang AlphaTauri--pembalap asal Perancis itu telah meningkatkan performa yang luar biasa, termasuk mencatat podium F1 pertamanya di Brasil tahun lalu. Ahad lalu, Gasly mengklaim kemenangan perdananya di Formula 1 2020 di Monza setelah memanfaatkan penalti untuk Hamilton, yang awalnya memimpin balapan.

    Baca juga : Alexander Albon Gantikan Pierre Gasly, Ini Penjelasan Red Bull

    "Tidak mudah bagi pengemudi saat itu terjadi, jadi saya berempati dengan itu. Saya pikir untuk membangun kepercayaan diri, dalam tim yang tidak terlalu cepat di lintasan, dan kemudian datang dengan beberapa penampilan yang sangat hebat yang sudah dia miliki, lalu mendapatkan kemenangan. Tentu tidak mudah untuk melakukan itu," ujar Hamilton.

    Lewis Hamilton meneruskan, "Saya sangat terkesan, saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang fantastis dan pantas untuk sukses dan mudah-mudahan itu menciptakan kesempatan baginya untuk bergerak maju karena dia juga mengalahkan tim yang menurunkan pangkatnya, jadi itu pasti menyakiti mereka (Red Bull)."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.