Mike Tyson Akui Ambruk Seminggu setelah Latihan Keras Pertamanya

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mike Tyson berlatih tinju karena akan naik ring lagi, 1 Mei 2020. (Instagram/Mike Tyson)

    Mike Tyson berlatih tinju karena akan naik ring lagi, 1 Mei 2020. (Instagram/Mike Tyson)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mike Tyson sempat ambruk dan harus istirahat penuh seminggu setelah latihan pertamanya menjelang pertarungan comeback-nya. Petinju leher beton itu mengungkapkan, latihan yang membuatnya dipuji masih punya kekuatan dan kecepatan dahsyat tersebut, begitu menguras tenaganya.

    Iron Mike, 54 tahun, akan bertarung melawan Roy Jones Jr pada 28 November 2020.

    Dalam sejumlah video, Tyson terlihat sangat tajam, yang menunjukkan dia memukul dengan cara yang ganas dalam latihan.

    Tetapi berbicara di podcast Joe Rogan, ikon kelas berat itu mengatakan latihan pertama setelah bertahun-tahun istirahat membuat dirinya tak berdaya selama berhari-hari.

    “Menjadi bugar dan menjadi terbiasa itu dua hal yang berbeda. Keduanya bahkan tidak termasuk dalam divisi yang sama," kata Tyson.

    "Menjadi bugar adalah bisa menyesuaikan diri dengan kondisi Anda."

    “Izinkan saya memberi tahu Anda sesuatu tentang [video pelatihan pertama]. Saya membuat video itu dan saya berada di tempat tidur selama seminggu."

    "Itu 30 detik dan aku berada di tempat tidur selama seminggu. Itu tidak lucu karena membuatku menyadari bahwa ini adalah omong kosong besar.”

    Tyson dan Jones, 51 tahun, akan bertanding delapan ronde di California.

    Kedua veteran ini akan memakai sarung tinju yang lebih besar daripada petinju profesional biasa tetapi tidak akan memakai pelidung kepala.

    Juri akan berada di sana untuk mencetak skor pertandingan dan sabuk akan diberikan kepada pemenang.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.