Lomba Masuki Etape Ke-10, Direktur Tour de France Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf keamanan terlihat di depan spanduk Tour de France di Nice, Perancis, 27 Agustus 2020. REUTERS/Benoit Tessier

    Staf keamanan terlihat di depan spanduk Tour de France di Nice, Perancis, 27 Agustus 2020. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tour de France Christian Prudhomme harus meninggalkan gelembung tur untuk menjalani karantina setidaknya selama satu pekan setelah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

    Hal tersebut diumumkan panitia penyelenggara Tour sesaat sebelum etape ke-10 dimulai, Selasa.

    Meski begitu, pihak penyelenggara lomba balap sepeda itu memastikan bahwa tidak ada satu pun pembalap yang positif COVID-19.

    Prudhomme, yang tak menampakkan gejala itu, mengatakan bahwa dia telah dinyatakan negatif pada tiga kali tes yang dilakukannya sebelum ajang balapan itu dimulai pada 29 Agustus. Hasil positif didapatinya pada tes masal pertama dari dua yang dijadwalkan dilakukan di tengah lomba bersama pembalap, staf tim serta ofisial.

    Pria yang telah bertanggung jawab atas kegiatan Tour de France sejak 2007 itu mengatakan bahwa dia akan meninggalkan Tour sementara waktu.

    “Saya meninggalkan Tour sekarang untuk satu pekan. Saya akan melakukan seperti yang dilakukan oleh warga Prancis lainnya dalam menghadapi kasus ini,” katanya seperti dikutip AFP, Rabu.

    “Saya akan menonton Tour di televisi, kegiatan yang belum pernah saya lakukan selama 15 tahun,” katanya lagi.

    Dengan absennya Prudhomme di Tour, mantan pembalap Francois Lemarchand akan menggantikan posisinya sementara waktu.

    Sementara semua pebalap mendapat lampu hijau meneruskan lomba, empat anggota staf dari empat tim yang berbeda -- tim Ineos dari juara bertahan Egan Bernal, Cofidis, AG2R dan Mitchelton-Scott -- kedapatan positif COVID-19 dan harus meninggalkan gelembung keamanan Tour.

    Hal ini berarti keempat tim itu bakal gugur jika mereka mendapati satu kasus kedua yang menunjukkan gejala pada pekan depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.