MotoGP San Marino, Franco Morbidelli : Balapan di Sirkuit Misano Sulit, tapi...

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap tim Petronas Yamaha Franco Morbidelli di Grand Prix Austria, Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020). ANTARA/Reuters/Lisi Niesner

    Pebalap tim Petronas Yamaha Franco Morbidelli di Grand Prix Austria, Red Bull Ring, Minggu (16/8/2020). ANTARA/Reuters/Lisi Niesner

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah gagal mencetak poin pada dua seri MotoGP, pembalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli menargetkan poin maksimal saat balapan di Sirkuit Misano pada seri MotoGP San Marino, akhir pekan ini. Bermain di rumah sendiri, pembalap asal Italia itu berusaha memperpendek jarak poin dengan rekan satu tim, Fabio Quartararo.

    "Sirkuti Misano seperti rumah saya dan tentu saja, saya sangat menyukainya karena ini. Tata letaknya cukup rumit karena Anda awalnya mengendarainya dengan arah berlawanan," kata Morbidelli, dikutip dari Crash, Selasa, 8 September 2020.

    Baca juga : Jadwal MotoGP San Marino Akhir Pekan Ini: Live Trans7, Simak Posisi Klasemennya

    Morbidelli, yang merayakan debut podium MotoGP di Brno, saat ini duduk di urutan kesebelas klasemen pembalap MotoGP. Ia berselisih 38 poin dari Quartararo sebelum berlaga di seri perdana yang akan dihadiri penggemar di tribun untuk pertama kalinya. "Sungguh perasaan yang luar biasa memiliki dua balapan di rumah saya dan saya sangat menantikannya. Kami juga akan memiliki, untuk pertama kalinya musim ini, beberapa penggemar di tribun," ujarnya.

    Franco Morbidelli, yang finis di posisi kelima pada MotoGP San Marino 2019, meneruskan, "Sirkuit Misano telah menciptakan beberapa karakteristik unik dan karakteristik sirkuit sangat rumit. Sirkuit ini juga cukup berkelok-kelok dan sempit. Hal-hal ini juga menjadikannya sirkuit yang bagus untuk dikendarai dan saya menyukainya."

    Baca juga : Terpuruk di 3 Seri MotoGP, Fabio Quartararo Tak Yakin Rebut Gelar Juara Dunia

    Tentang kehadiran penonton, menurut Morbidelli, menjadi hal positif bagi pembalap. Menurut dia, kehadiran penggemar di tribun adalah langkah kecil menuju kejuaraan yang normal. "Itu berita bagus, artinya ini adalah langkah kecil pertama menuju normalitas. Akan sangat bagus, terutama bagi pembalap Italia, membuat publik bersorak lagi untuk kami. Saya harap kami bisa memberikan pertunjukan yang bagus dan hasil yang bagus," ujarnya.

    Adapun rekan satu tim Morbidelli, Fabio Quartararo berambisi memperbesar jarak poin di papan klasemen MotoGP saat balapan di MotoGP San Marino. Ia memburu poin maksimal saat berlaga di Sirkuit Misano setelah gagal mendapatkan podium di tiga seri terakhir. "Kami perlu kembali naik podium pada balapan berikutnya dan meraih banyak poin di sirkuit yang cocok dengan kami," kata Quartararo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.