Juara Formula 1 di Sirkuit Monza, Pierre Gasly Ingin Kembali ke Red Bull?

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, merayakan kemenangannya bersama timnya usai menjuarai F1 GP Italia di Autodromo Nazionale Monza, Monza, Italia, Ahad, 6 September 2020. REUTERS/Miguel Medina

    Pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, merayakan kemenangannya bersama timnya usai menjuarai F1 GP Italia di Autodromo Nazionale Monza, Monza, Italia, Ahad, 6 September 2020. REUTERS/Miguel Medina

    TEMPO.CO, JakartaPierre Gasly merasa siap kembali ke Red Bull jika tim memilih untuk menariknya kembali dari Alpha Tauri setelah kemenangan perdananya di F1 di GP Italia Sirkuit Monza, akhir pekan lalu. Kemenangan itu beriringan dengan sulitnya Alexander Albon meraih puncak performa bersama Red Bull. "Saya pikir saya siap, tapi bukan terserah saya untuk melakukan panggilan itu," kata Gasly, dikutip dari Crash, Rabu, 9 September 2020.

    Gasly mengklaim kemenangan pertama yang mengejutkan dalam karir F1-nya di Monza. Pembalap asal Perancis itu berhasil memanfaatkan periode bendera merah dan penalti Lewis Hamilton yang saat itu sedang memimpin balapan. Setelah melawan tekanan telat dari Carlos Sainz dari McLaren, Gasly menjadi pemenang di Sirkuit Monza untuk pertama kalinya.

    Gasly adalah pembalap Prancis pertama sejak Oliver Panis pada 1996 dan mencetak kemenangan kedua Alpha Tauri dalam olahraga ini. Kemenangan pertama AlphaTauri didapatkan oleh Sebastian Vettel yang meraih kemenangan perdananya pada 2008 di sirkuit yang sama.

    Baca juga : Formula 1, Lewis Hamilton : Kemenangan Pierre Gasly Pasti Menyakitkan Red Bull

    Gasly didepak dari Red Bull setelah 12 balapan di masa promosinya ke Toro Rosso, nama tim Alpha Tauri saat itu. Ia didepak dan diganti Albon hanya 13 bulan sebelum kemenangannya di Monza. "Satu-satunya hal yang telah saya lakukan sejak mereka memindahkan saya kembali ke Toro Rosso hanyalah fokus pada diri saya sendiri dan hanya menunjukkan apa yang dapat saya lakukan," ujarnya.

    Pierre Gasly meneruskan, "Ketika saya mendapatkannya di tangan saya, saya sangat senang dengan kinerja yang kami tunjukkan. Saya pikir secara umum, kami telah cukup kuat hampir sepanjang waktu. Kami telah menjalani kualifikasi yang sangat kuat, balapan yang sangat kuat sejak itu. Kami akan lihat apa yang terjadi."

    Sementara itu, Bos Red Bull Christian Horner dan Helmut Marko mengaku sudah senang dengan susunan pembalap tim saat ini, yaitu Max Verstappen dan Alex Albon. Keduanya telah berulang kali menyatakan dukungan terhadap Albon. Meski begitu, mereka enggan berspekulasi tentang perubahan susunan tim ke depan.

    Kepala tim Alpha Tauri Franz Tost berhasap Gasly tetap berada di tim untuk musim Formula 1 2021 setelah kemenangan itu. "Jika kami kehilangan dia ke Red Bull, itu berarti tim melakukan pekerjaan dengan baik, karena jika tidak, mereka tidak akan membawanya," kata Tost.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.