Formula 1: Sergio Perez Tinggalkan Racing Point Akhir Musim Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Racing Point Sergio Perez berpose di Melbourne Grand Prix Circuit, Melbourne, Australia, 12 Maret 2020. Racing Point belum mengumumkan siapa pembalap pengganti yang akan diturunkan, kendati Nico Hulkenberg disebut-sebut sebagai kandidat utama yang akan mengisi bangku kosong yang ditinggalkan Sergio. Racing Point juga memiliki akses ke pembalap cadangan Stoffel Vandoorne dan Esteban Gutierrez jika diperlukan untuk membalap bersama Lance Stroll akhir pekan ini. REUTERS/Tracey Nearmy

    Pembalap Racing Point Sergio Perez berpose di Melbourne Grand Prix Circuit, Melbourne, Australia, 12 Maret 2020. Racing Point belum mengumumkan siapa pembalap pengganti yang akan diturunkan, kendati Nico Hulkenberg disebut-sebut sebagai kandidat utama yang akan mengisi bangku kosong yang ditinggalkan Sergio. Racing Point juga memiliki akses ke pembalap cadangan Stoffel Vandoorne dan Esteban Gutierrez jika diperlukan untuk membalap bersama Lance Stroll akhir pekan ini. REUTERS/Tracey Nearmy

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Formula 1 asal Meksiko Sergio Perez akan meninggalkan Racing Point akhir musim ini, umum dia dan timnya seperti dikutip Reuters, Kamis.

    Berita itu menyusul spekulasi bahwa juara dunia empat kali Sebastian Vettel dari Ferrari siap bergabung dengan tim Kanada yang akan mengambil nama produsen otomotif Aston Martin itu pada 2021.

    Ferrari sudah mengumumkan bahwa pembalap Jerman yang memenangkan gelarnya bersama Red Bull itu tahun depan akan digantikan oleh pembalap Spanyol Carlos Sainz dari McLaren.

    Racing Point tidak mengungkapkan apa-apa soal penggantian Sergio Perez dalam sebuah pernyataan yang mengonfirmasi hengkangnya pembalap berusia 30 tahun itu setelah tujuh tahun bersama tim yang berbasis di Silverstone tersebut.

    Perez yang saat ini menjadi satu-satunya pembalap Amerika Latin di grid start dan dengan kontrak berjalan sampai 2022 itu mengatakan lewat Twitter bahwa semua hal memiliki awal dan akhir.

    "Waktu saya bersama tim akan berakhir setelah musim ini," kata pembalap Meksiko yang absen dalam dua balapan musim ini setelah terpapar COVID-19 itu.

    "Ini agak menyakitkan karena saya bertaruh kepada tim ini selama masa-masa sulit," tambah pembalap yang berperan penting dalam kelangsungan hidup tim ini setelah pada 2018 mengelola Force India yang dimiliki Vijay Mallya.

    "Kami berhasil mengatasi rintangan-rintangan dan saya bangga sekali karena menyelamatkan pekerjaan sejumlah rekan satu tim saya."

    Tim F1 tersebut sekarang dikelola oleh sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Lawrence Stroll dari Kanada, yang putranya Lance mengemudi untuk tim ini dan finis ketiga pada Grand Prix Italia Minggu pekan lalu bersama kendaraan yang dijuluki 'Mercedes Merah Muda' karena kemiripannya dengan pemenang gelar tahun lalu.

    "Saya akan menyimpan kenangan momen-momen indah yang pernah saya alami bersama, persahabatan dan kepuasan karena selalu memberikan semua yang saya miliki," kata Perez.

    Dia mengaku tidak memiliki Rencana B untuk masa depannya, meskipun pada Juli dia mengatakan tim-tim di dalam dan di luar paddock sudah menghubungi dia.

    "Hasrat saya adalah terus membalap di sini (di F1), tetapi hal itu akan tergantung kepada menemukan proyek yang memotivasi saya terus memberikan 100 persen diri saya pada setiap lap," kata dia.

    Baca Juga: Petronas Yamaha Bantah Lirik Dovizioso karena Valentino Rossi Batal Gabung

    Perez sudah membuat delapan penampilan podium selama karier F1-nya yang lima di antaranya bersama Force India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.