Penampakan Livery Baru Ferrari untuk Seri ke-1.000 di Sirkuit Mugello

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. Sebastian Vettel berhasil menjadi yang tercepat di hari kelima tes pramusim Formula 1 (F1) 2020. REUTERS/Albert Gea

    Pembalap Formula 1 dari tim Ferrari Sebastian Vettel melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. Sebastian Vettel berhasil menjadi yang tercepat di hari kelima tes pramusim Formula 1 (F1) 2020. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaFerrari meluncurkan livery khusus yang akan membalut mobil balap Formula 1 di GP Tuscan, Sirkuit Mugello akhir pekan ini. Seri tersebut akan menandai balapan Formula 1 ke-1000 bagi tim asal Italia itu.

    Didirikan oleh Enzo Ferrari, tim berlogo kuda jingkrak itu telah bertarung di F1 sejak GP Monaco pada 1950. Sejak itu, Ferrari menjadi satu-satunya konstruktor yang selalu membalap di setiap musim di F1. Ferrari pun akan membalut mobil Sebastian Vettel dan Charles Leclerc dengan warna burgundy atau merah anggur.

    Warna merah anggur dipilih sebagai penghormatan terhadap livery pertama yang dipakai mobil Ferrari, 125 S dan 125 F1 yang pertama kali turun di Monako tahun itu, demikian laman resmi Ferrari. "Grand Prix ke-1000 bagi Scuderia Ferrari adalah suatu capaian yang sangat penting, oleh karenanya, itu harus ditandai dengan cara spesial," kata Vice Chairman Piero Ferrari, putra dari Enzo.

    Baca juga : Musim Buruk F1, CEO Ferrari Pastikan Posisi Kepala Tim Mattia Binotto Aman

    Selain livery spesial, mobil SF1000 Ferrari menampilkan nomor kedua pembalap yang didesain seolah-olah dicat dengan tangan di badan mobil. Sedangkan, baju balap Sebastian Vettel dan Charles Leclerc juga akan menggunakan warna yang sama. "Ini adalah penghormatan kepada asal usul kami, titik awal kami untuk kisah Ferrari yang menakjubkan, yang dibentuk oleh semangat berkompetisi yang tak ada akhirnya."

     

    Sebanyak 2.880 penonton juga akan diizinkan menonton di tribun utama Sirkuit Mugello milik Ferrari. Kehadiran penonton di balapan Formula 1 adalah kali pertama  di musim 2020. Akibatnya, Vettel dan Leclerc mengaku sangat bersemangat menantikan balapan spesial itu. "Suatu penghormatan yang luar biasa bisa mengendarai Ferrari di Grand Prix ke-1000 seperti ini, paling banyak dari semua tim Formula 1," kata Vettel.

    Baca juga : Mick Schumacher Akan Pakai Ferrari Ayahnya di Sirkuit Mugello

    Sebastian Vettel meneruskan, "Akan lebih menyenangkan lagi untuk merayakan hari jadi ini di Sirkuit Mugello dan juga karena, untuk pertama kalinya di musim ini, sejumlah penonton akan diizinkan di tribun utama. Ini adalah trek yang sangat bagus dengan perubahan gradasi dan tikungan yang sangat sulit. Trek ini seharusnya cocok dengan mobil kami, jadi semoga kami bisa memberikan sesuatu untuk menyenangkan para tifosi, baik yang di rumah atau di sirkuit."

     

    Sementara Leclerc tak kalah antusiasnya untuk kembali ke trek setelah hasil mengecewakan di dua balapan sebelumnya di Spa dan Monza. "Aku tak sabar kembali ke trek di Mugello dengan Ferrari. Sirkuit ini sangat indah dan selain itu, kami merayakan GP ke-1000 di Formula 1. Aku senang mengetahui akan ada sejumlah fan di tribun.

    Menurut Charles Leclerc, "Trek ini memiliki lintasan lurus yang sangat panjang, namun tidak super cepat seperti dua balapan yang kami jalani sebelumnya jadi ini seharusnya sedikit lebih baik untuk mobil kami. Kami tidak memiliki data untuk memulai tapi kami harap bisa memberi penampilan bagi orang-orang di rumah dan mereka yang ada di tribun dan juga kembali meraih sejumlah poin di kejuaraan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.