Pertemuan Legenda Bulu Tangkis dengan Moeldoko, Ini Kata Rudy Hartono

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah mantan pemain top bulu tangkis Indonesia menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko khusus meminta mantan Panglima TNI ini untuk mengikuti pemilihan calon Ketua Umum PP PBSI periode 2020-2024.

    "Kami ingin buku tangkis Indonesia kembali berjaya dan berprestasi di dunia. Oleh karena itu, para mantan pemain yang berkumpul saat ini bersepakat meminta Pak Moeldoko maju Ketua PP PBSI di periode yang akan datang," kata maestro bulu tangkis Indonesia Rudy Hartono Kurniawan, 71 tahun.

    Belasan leganda bulu tangkis melakukan pertemuan dengan Moeldoko, Kamis siang, 10 September 2020. Mereka minta Moeldoko untuk menjadi Ketua Umum PP PBSI mendatang.

    Menurut Rudy, PBSI membutuhkan pemimpin yang memiliki visi kuat dan hal tersebut ada pada sosok Moeldoko.

    "Ke depan bulu tangkis akan menghadapi banyak tantangan, saya melihat Pak Moeldoko mampu membawa kembali kejayaan bulutangkis Indonesia," kata Rudy, juara All Englanbd 8 kali.

    Moeldoko belum berhasil dihubungi untuk diminta konfirmasi soal pertemuan itu.

    Sebelumnya mantan pebulu tangkis  Hariyanto Arbi mengungkap pertemuan di Hotel Pecenongan kepada Tempo.

    Menurut Hariyanto, para mantan pemain sengaja mengundang jenderal bintang empat itu untuk menyampaikan harapan demi perbaikan PBSI ke depan. Dalam pertemuan itu, Moeldoko belum menjawab keinginan mantan bintang bulu tangkis itu untuk maju sebagai calon ketua federasi olahraga tepok bulu ini.

    "Nanti dipikir dululah, katanya begitu. Kalau memang terjun harus all out kan. Jadi dia mikir dulu. Bilang nggak juga nggak, bilang ya nanti mikir dulu," ujar Hariyanto tentang respon dari Moeldoko.

    "Kata Pak Moeldoko, sebagai prajurit buat Indonesia, kita (selalu) siap. Tapi dia minta waktu sih buat mikir-mikir," ucap dia menambahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.