Berita Persib: Ini Alasan Robert Alberts Belum Mulai Berikan Latihan Taktik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert Rene AlbertsPERSIB.co.id/Gregorius A.K

    Robert Rene AlbertsPERSIB.co.id/Gregorius A.K

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakanbelum bisa mulai memasuki tahapan latihan taktik. Ia terlebih dahulu harus membenahi sejumlah kekurangan di timnya.

    "Kami belum masuk ke tahap taktikal tim. Karena hasil yang kami harapkan nanti tidak akan baik, jika taktik dibangun tanpa prinsip teknik dasar," kata Robert Alberts seperti dikutip laman Persib.

    Pelatih asal Belanda itu masih berfokus membenahi masalah teknik, stamina, dan tingkat kecepatan pemain. Menurutnya, hal ini penting sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.

    "Kami melihat progress setelah menganalisa dan memastikannya dengan metode yang benar melalui penampilan mereka di pertandingan. Saat ini, kami masih memperhatikan hal-hal mendasar," kata Robert.

    Robert membenahi hal-hal tersebut di dalam latihan, termasuk Senin kemarin. Ia lantas akan menguji hasilnya melalui penampilan pemain di dalam pertandingan, baik itu sebatas game internal atau pun uji tanding.

    Terakhir kali, Persib melakukan internal game pada Sabtu lalu, yang berakhir 2-2. Sebelumnya mereka juga ditahan Tira Persikabo 0-0.

    Dari dua laga uji coba itu ada beberapa hal yang menurutnya masih harus dibenahi. “Kami harus lebih cepat dalam transisi bertahan-menyerang. Pressing dari depan juga belum maksimal. Kita masih memberikan ruang untuk lawan. Tapi menghadapi situasi set piece terdapat sedikit perbaikan. Tapi masih harus lebih baik dari ini,” kata dia.

    Baca Juga: Saiful Cetak Gol Indah buat Persib, Robert Alberts Beri Pujian Juga Nasihat

    Persib akan kembali tampil di Liga 1 2020 pada 4 Oktober, dengan berlaga di kandang Madura United.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.