VR46 Academy, Tempat Asah Skill dan Mental Pembalap Muda, Milik Valentino Rossi

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi setelah berhasil meraih posisi ketiga balapan MotoGP Andalusia Grand Prix di Circuito de Jerez, Jerez, Spanyol, Ahad, 26 Juli 2020. Pembalap senior ini berhasil menaiki podium ke-199 sepanjang kariernya di kelas premier MotoGP.  REUTERS/Jon Nazca

    Selebrasi pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi setelah berhasil meraih posisi ketiga balapan MotoGP Andalusia Grand Prix di Circuito de Jerez, Jerez, Spanyol, Ahad, 26 Juli 2020. Pembalap senior ini berhasil menaiki podium ke-199 sepanjang kariernya di kelas premier MotoGP. REUTERS/Jon Nazca

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil balapan di MotoGP San Marino di Sirkuit Misano mengangkat kembali citra VR46 Riders Academy yang didirikan Valentino Rossi. Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia berhasil merebut podium pertama dan podium kedua di balapan tersebut. Sedangkan, Rossi harus puas di posisi keempat di bawah pembalap Suzuki, Joan Mir.

    VR46 Riders Academy adalah tempat untuk pelatihan dan pertumbuhan pembalap muda Italia yang didirikan pada 2014 di Tavullia, Italia. VR46 menyediakan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh Valentino Rossi selama bertahun-tahun dalam karirnya. Akademi ini memiliki enam talenta dari Tavullia seperti Franco Morbidelli, Luca Marini, Andrea Migno, Nicolò Bulega, Romano Fenati dan Pecco Bagnaia.

    Para pembalap dilatih bersama. Namun, program khusus yang disiapkan akan disesuaikan dengan fisik dan psikologis setiap pembalap. VR46 Riders Academy memiliki tim yang berpengalaman. Alessio Salucci mengatur hubungan dengan tim, Alberto Tebaldi bertanggung jawab untuk logistik dan hubungan eksternal, Luca Brivio untuk manajemen operasional para pembalap, Carlo Casabianca untuk persiapan fisik, Claudio Sanchioni untuk aspek kontrak dan Barbara Mazzoni untuk layanan kesekretariatan dan administrasi.

    Selebrasi pembalap SKY Racing Team VR46, Luca Marini dan Marco Bezzecchi di atas podium Moto2 San Marino Grand Prix di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 13 September 2020. Luca dan Marco sempat bersaing memperebutkan posisi pertama. REUTERS/Massimo Pinca

    VR46 menganggap bahwa balapan bukan hanya soal bakat, tetapi juga persiapan fisik dan psikologis yang sangat intens dan terfokus. VR46 Riders Academy berkomitmen untuk memastikan dukungan dan layanan terbaik untuk pembalap muda.

    Baca juga : Hasil MotoGP Misano, Valentino Rossi: Bangga Sekaligus Malu

    Akademi VR46 meningkatkan level kompetisi di kelas utama MotoGP. Berbicara setelah balapan ke Sky Sport MotoGP Italia, Valentino Rossi, 41 tahun, bercanda bahwa dia dan Akademi VR46 akan berakhir dengan puncak setelah kesuksesan Marini, Bezzecchi, Morbidelli dan Bagnaia.

    “Saya punya berita besar. Apakah kamu siap? Kami memutuskan untuk menyelesaikannya dengan gaya. Setelah finis pertama dan kedua Marini dan Bezzecchi, dan salah satu Morbidelli dan Bagnaia di Misano, di mana mereka tiba di depan saya, kami memutuskan untuk menutup Akademi. Saya membicarakannya dengan Uccio. Kami menyelesaikannya dengan gaya yang hebat. Itu sangat indah; kami melakukan pekerjaan luar biasa," ujar Rossi.

    Selebrasi Franco Morbidelli (kiri) seusai finis terdepan dalam balapan MotoGP San Marino di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 13 September 2020. Memulai balapan dari grid kedua, Franco berhasil menyingkirkan peraih pole position, Maverick Vinales. REUTERS/Massimo Pinca

    Juara dunia MotoGP sembilan kali itu meneruskan, “Selama balapan, ketika Bagnaia menyalip saya dan Franco sudah di depan, saya mulai berpikir, siapa yang punya ide untuk membangun akademi? Setelah saya juga memikirkannya dan saya tidak bisa kecewa dengan siapa pun karena saya memilikinya. Namun, setelah kemenangan itu, saya yakin bahwa saya hanya akan berbicara tentang sepakbola dengan Franco."

    Baca juga : 7 Fakta Joan Mir, yang Mempermalukan Valentino Rossi di MotoGP San Marino

    Tentu Rossi hanya bercanda. Melihat para pembalap menang adalah target dan alasannya mendirikan akademi. Rossi pun memuji empat pembalapnya tersebut. “Kami sangat bangga dengan pembalap kami karena itu sangat istimewa. Saudara laki-laki saya, Luca dan Bez finis pertama dan kedua di Moto2. Itu adalah sesuatu yang tidak kami harapkan. Saya pikir bukanlah ide yang bagus untuk mendirikan akademi ini, tapi di sisi lain kami sangat bangga dengan para pembalap kami," ujar dia.

    Berikut sejumlah pembalap jebolan VR46 Riders Academy.

    MotoGP
    Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Francesco Bagnaia (Pramac Ducati Racing)

    Moto2
    Luca Marini dan Marco Bezzecchi (SKY Racing Team VR46), Stefano Manzi (MV Agusta Forward Racing);

    Moto3
    Andrea Migno dan Celestino Vietti (SKY Racing Team VR46), Niccolo Antonelli (SIC58 Squadra Corse).

    VALENTINOROSSI.COM | MOTOGP.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.