MotoGP Valencia Berpeluang Dihadiri Penonton

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pembalap adu cepat di arena MotoGP. REUTERS/Jon Nazca

    Para pembalap adu cepat di arena MotoGP. REUTERS/Jon Nazca

    TEMPO.CO, JakartaPenyelenggara MotoGP Valencia berencana akan membuka Sirkuit Ricardo Tormo untuk penonton pada November nanti jika otoritas setempat memberi lampu hijau.

    Trek dengan kapasitas penonton 150.000 itu akan menjadi tuan rumah dua balapan, diawali dengan Grand Prix Eropa yang akan tertutup bagi penonton pada 6-8 November.

    Dorna Sports telah mengadakan pembicaraan dengan dewan kota Cheste dan Royal Spanish Motorcycle Federation untuk memfinalisasi protokol kesehatan yang akan mengizinkan jumlah penonton terbatas di balapan kedua di Valencia pada 13-15 November.

    "Kami harus melakukan yang terbaik... selalu di bawah pengawasan otoritas kesehatan, untuk menawarkan para fan kemungkinan menghadiri Grand Prix dengan semua langkah keamanan di ujung jari anda," kata general director Sirkuit Ricardo Tormo Gonzalo Gobert seperti dikutip Reuters.

    Sementara itu, Spanyol telah mencatatkan sedikitnya 614.000 kasus COVID-19 dan lebih dari 30.000 orang meninggal karena virus corona.

    Sejumlah balapan awal di kalender MotoGP dilaksanakan tanpa penonton, dan baru MotoGP San Marino akhir pekan lalu di Sirkuit Misano yang mendapatkan persetujuan untuk menghadirkan hingga 10.000 penonton per hari.

    Para fan hadir kembali ke tribun dengan menerapkan jaga jarak ketika menyaksikan pembalap Petronas Franco Morbidelli meraih kemenangan MotoGP perdananya pada Minggu.

    Baca Juga: Jadwal MotoGP Emilia Romagna: Valentino Rossi Siap Tebus Malu di Misano

    Sirkuit Misano bakal dimeriahkan lagi oleh kehadiran para fan untuk MotoGP Emilia Romagna akhir pekan ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.