Tes Doping Binaraga Belum Kelar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Binaragawan Indonesia yang akan berlaga di Asian Beach Games 2008 belum mendapatkan kepastian hasil tes doping.

    Sekretaris Jenderal PB PABBSI Alamsyah Widjaya menyatakan enam binaragawan yang akan berlaga di Kuta, Bali nanti belum menerima hasil.

    "Sampel sudah dikirimkan sejak sebelum Lebaran, sekarang kami masih menunggu hasilnya," kata dia ketika dihubungi Senin (6/10).

    Alamsyah optimistis bahwa tidak akan ada atlet yang bermasalah. "Saya yakin semuanya aman," ucapnya. Alamsyah pun menyatakan pihaknya tidak memasukkan atlet cadangan.

    "Jika nanti ada yang positif doping, brarti namanya langsung tercoret dari 'entry form by name', tanpa ada penggantinya," katanya.

    Sertifikat dari laboratorium yang terakreditasi lembaga antidoping dunia memang wajib dibawa menjelang pertandingan.

    "Saya yakin dalam waktu dekat ini hasilnya akan datang," tutur dia. Pertandingan akan berlangsung mulai 19 dan 20 Oktober mendatang.

    Cabang binaraga Bali Asian Beach Games 2008 akan diikuti enam binaragawan Indonesia. Dua di antaranya diandalkan untuk meraih medali.

    Syafrizaldi (Bengkulu) merupakan peraih medali emas kelas 75 kg dalam kejuaraan Asia di Hong Kong Juli lalu.

    Satu binaragawan yang juga berprestasi dalam kejuaraan itu adalah Asrelawandi (Riau). Binaragawan yang berlaga di kelas 60 kg ini berhasil meraup medali perak.

    Selain Syafrizaldi dan Asrelawandi,empat binaragawan lain juga akan berlaga di Kuta. Antara lain Eduardus (65 kg), Taat Pribadi (70 kg), Hendra RA (80 kg), dan Leonidas (85 kg).

    Menurut Alamsyah, semua binaragawan ini merupakan yang terbaik. "Dilihat dari penampilan mereka saat di PON XVII lalu serta kejuaraan di Hong Kong," katanya.

    Ezther Lastania


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.