Hasil Final NBA Wilayah Timur: Miami Heat vs Boston Celtics 112-109, Skor 3-1

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Miami Heat, Tyler Herro. (nba.com)

    Pemain Miami Heat, Tyler Herro. (nba.com)

    TEMPO.CO, JakartaPemain termuda di lapangan, Tyler Herro, bermain gemilang untuk membawa Miami Heat mengatasi Boston Celtics 112-109 pada game keempat final Wilayah Timur playoff NBA di AdventHealth Arena dekat Orlando, Rabu malam waktu setempat atau Kamis WIB.

    Tyler Herro yang masih berusia 20 tahun mencetak rekor sebagai rookie peraih poin tertinggi bagi Heat, yakni 37 poin. Dia melakukan 14 tembakan sukses dari 21 tembakan di area dua angka, dan berhasil melakukan 5 kali dari 10 tembakan jarak tiga poin.

    Herro juga mencatatkan diri menjadi pemain berusia 20 tahun kedua dalam sejarah playoff NBA yang mencetak setidaknya 37 poin dalam satu pertandingan. Rekor masih dipegang Magic Johnson, yang mencetak 42 poin yang ia catar di gim keenam pada Final NBA 1980 untuk Los Angeles Lakers.

    “Saya merasa baik. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Kita baru unggul 3-1,” kata Herro seusai pertandingan seperti dikutip AP.

    Selain melalui produktivitas Herro, poin-poin yang membawa kemenangan Miami juga dikumpulkan oleh Jimmy Butler yang menyumbang 24 poin,
    Goran Dragic menambahkan 22 poin dan Bam Adebayo menyumbang 20 poin dan 12 rebound untuk membantu Heat memimpin 3-1 dalam seri best-of-seven.

    Miami bisa menutup final wilayah Timur jika memenangi game kelima yang dijadwalkan berlangsung Jumat malam waktu setempat atau Sabtu WIB.

    Senentara itu, Jayson Tatum memimpin Boston Celtics dengan 28 poin, semuanya dihasilkan di babak kedua. Jaylen Brown menyumbang 21 poin, Kemba Walker mencetak 20 poin, Gordon Hayward 14 poin, dan Marcus Smart menyumbang 10 poin serta 11 assist.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.