MotoGP Catalunya: Ujian Keseimbangan Performa Maverick Vinales dan Yamaha

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah membungkam orang-orang yang ragu dengan kemenangan pertama MotoGP Emilia Romagna, Sirkuit Misano, Ahad lalu, Maverick Vinales mengincar hasil maksimal saat balapan di MotoGP Catalunya. Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu memuji perubahan keseimbangan motor karena menyelesaikan masalah cengkeramannya yang membuatnya hanya berselisih satu poin di belakang pemimpin klasemen, Andrea Dovizioso.

    "Yang pasti itu bagus untuk menghilangkan semua keraguan yang dimiliki banyak orang pada saya. Saya sangat senang bisa kembali ke puncak, tetapi saya akan tetap santai dan tetap membumi. Kami perlu memahami apa yang membuat kami berhasil di Misano, apa yang kami lakukan dengan baik, dan kami melakukan cara yang sama di balapan berikutnya," kata Vinales, dikutip dari Crash, Kamis, 24 September 2020.

    Baca juga : MotoGP: Ini Kata Andrea Dovizioso Soal Performa Ducati yang Tak Membaik

    Maverick Vinales menambahkan, "Kami banyak mengubah keseimbangan motor dan saya merasa jauh lebih baik saat mengerem. Saya bisa mengeluarkan semua potensi yang kami miliki pada motor untuk pengereman dan untuk tikungan berkecepatan tinggi. Saya baru saja meningkatkan kepercayaan diri. Saya bisa menjaga ritme yang sangat konsisten dalam balapan. Ini yang tersisa di kepala saya dan saya sangat bahagia."

    Meskipun demikian, Vinales menyatakan setuju dengan komentar pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo, yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen MotoGP. Quartararo, kata Vinales, merasa kesulitan menyalip dengan M1 sehingga membuat pembalap Yamaha hanya bisa menang jika telah berada di posisi terdepan sejak awal. "Saya tertinggal di belakang beberapa pembalap dalam pemanasan. Jika saya sedikit lebih cepat, saya tidak dapat menyalip. Ini adalah titik lemah kami," ujarnya.

    Baca juga : Wawancara Marc Marquez: Sepertinya Tidak Ada yang Ingin Jadi Juara

    Ia pun kini berfokus pada balapan di MotoGP Catalunya di Sirkuit Montmelo. Menurut Vinales, persaingan di Montmelo akan semakin ketat dengan banyaknya tim yang melakukan evaluasi di paruh pertama musim. "Montmeló adalah rumah saya, dan saya suka balapan di sini. Tahun lalu, kami tidak bisa menunjukkan potensi penuh kami, yang memalukan, tapi kami akan berusaha sekuat tenaga untuk naik podium kali ini," kata dia.

    "Kami bekerja dengan cara yang benar, dan saya pikir kami bisa berkembang lebih jauh lagi. Jadi kami harus memberikan yang terbaik dan menjadikannya balapan yang bagus di akhir pekan, terutama karena kejuaraannya sangat dekat. Saya sekarang berada di urutan kedua dalam klasemen. Kami harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," kata Maverick Vinales.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.