Cedera di MotoGP Catalunya, Cal Crutchlow: Mereka Bilang Saya Orang Gila

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow, melakukan selebrasi diatas podium setelah berhasil finish diurutan pertama dalam GP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo, 8 April 2018.  REUTERS/Marcos Brindicci

    Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow, melakukan selebrasi diatas podium setelah berhasil finish diurutan pertama dalam GP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo, 8 April 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah menjalani operasi pada kedua lengannya musim ini, Cal Crutchlow kemudian absen dari dua seri balap di Sirkuit Misano karena komplikasi dari operasi. Tidak berhenti di situ, pembalap LCR Honda itu terancam memperoleh hasil buruk ketika dia mengalami cedera pergelangan kaki kirinya menjelang MotoGP Catalunya. "Saya jatuh di sini di paddock di depan semua teknisi HRC," kata Crutchlow, dikutip dari Crash, Jumat 25 September 2020.

    Cal Crutchlow menceritakan, "Saya tidak memiliki hasil tes PCR, jadi saya harus datang ke sini dan menjalani tes. Saya keluar dari kantor, mendorong pintu dan pintu bergerak berlawanan. Jadi saya tersandung dan jatuh, tetapi langkahnya sangat tinggi dan saya terjatuh di pergelangan kaki saya. Saya mendengar bunyi benturan itu dan saya tahu itu karena tulang atau sesuatu. Saya berdiri dan mencoba berjalan. Saya bisa merasakan ligamen benar-benar rusak."

    Baca juga  : MotoGP Catalunya: Marc Marquez Kunjungi Garasi Repsol Honda

    Cal pun kembali ke mobil dan asistennya, Dako Mamola, memanggil Xavier Mir. Dokter MotoGP dan beberapa tim LCR Honda itu pun tertawa melihatnya. "Saya mengalami skafoid patah dan operasi dua lengan. Saya baru saja meninggalkan kantornya setelah lengan kanan saya diperiksa dan sekarang saya kembali karena pergelangan kaki yang rusak. Seperti yang dapat Anda bayangkan, mereka hanya mengira saya adalah seorang gila!"

    Tim dokter pun memasukkan jarum ke dalam sendi untuk melakukan perawatan. Cal kembali ke rumah Dako dan menghabiskan malam dengan unit es di pergelangan kaki. "Sekarang kaki saya masih bengkak dan hitam, tapi ukurannya bahkan belum seperempat dari kemarin. Saya tidak bisa berjalan dengan baik, tapi saya bisa berkendara dan saya merasa jauh lebih baik. Saya melakukan perawatan dengan baik," ujarnya.

    Baca juga : Cedera Pergelangan Kaki, Cedera Ketiga Cal Crutchlow di MotoGP 2020

    Cedera engkel kaki bukan kali pertama untuk pembalap asal Inggris itu. Pada 2012, ia mengalami cedera serupa di Silverstone. Meski cedera pergelangan kaki, Cal mendapatkan kabar baik untuk pemulihan lengan kanannya seusai menemui Xavier Mir. "Saya beruntung sekarang sepertinya menjadi lebih baik. Tidak tahu bagaimana, tapi setidaknya itu berhasil dan tidak pernah terinfeksi. Itu yang terpenting," kata dia.

    Ketika ditanya apakah cederanya menjadi tanda untuknya pensiun dari balap MotoGP, pembalap 34 tahun itu menjawab, "Saya tidak percaya pada omong kosong itu. Saya percaya pada kerja keras dan dedikasi dan upaya untuk itu. Saya tidak melihatnya dengan cara itu. Saat ini mungkin keberuntungan belum berpihak pada saya, tetapi semoga segera berbalik dan saya akan cepat."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.