French Open 2020: Rafael Nadal Berhasil Lewati Ujian Pertama

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafael Nadal. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Rafael Nadal. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, JakartaRaja lapangan tanah liat Rafael Nadal memulai usahanya untuk menambah gelar Roland Garros ke-13 dengan mengalahkan Egor Gerasimov 6-4, 6-4, 6-2 di babak pertama French Open di Paris, Senin waktu setempat.

    Setelah bertanding selama lebih dari dua jam, petenis asal Spanyol itu mengonversi masing-masing lima break point-nya dan mendapatkan 32 winners.

    "Ini Roland Garros yang berbeda, benar-benar berbeda dari biasanya. Tapi bagiku tahun ini sama istimewanya dengan setiap orang di Roland Garros. Aku akan terus mencoba yang terbaik, senang rasanya berada di babak kedua (setelah) awal yang baik dan sekaranglah saatnya untuk kembali ke hotel, berlatih dengan baik untuk besok," kata Nadal dalam laporan ATP, Selasa.

    Nadal sedang berusaha untuk menyamai rekor gelar Grand Slam yang dicatatkan Roger Federer sebanyak 20 gelar tunggal. Jika Nadal memenangi tujuh pertandingan hingga babak final, ia juga akan menjadi petenis pertama yang mencatatkan 100 kemenangan di turnamen tersebut.

    Nadal sudah memegang rekor jumlah kemenangan di Roland Garros, setelah memenangkan 94 dari 96 pertandingannya di acara tersebut.

    Nadal yang 12 kali menjuarai French Open bermain di ajang tanah liat keduanya musim ini. Dua minggu lalu Nadal bermain di Italian Open, Roma, namun tersingkir di babak kedua oleh Diego Schwartzman.

    Nadal akan bertemu Mackenzie McDonald di babak kedua French Open. Petenis Amerika Serikat berusia 25 tahun itu bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan petenis kualifikasi asal Kanada Steven Diez 4-6, 6-3, 6-3, 6-4 dalam dua jam dan 48 menit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.