Kata Francesco Bagnaia Usai Gabung Tim Pabrikan Ducati untuk MotoGP 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap tim Pramac Racing Francesco Bagnaia menjalani Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. (13/9/2020) Reuters/Massimo Pinca

    Pebalap tim Pramac Racing Francesco Bagnaia menjalani Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano. (13/9/2020) Reuters/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, JakartaDucati Corse secara resmi mengumumkan Francesco Bagnaia akan memperkuat tim pabrikan Ducati untuk musim MotoGP 2021. Pembalap Italia itu akan kembali membalap bersama rekan satu timnya saat ini di Pramac Racing, Jack Miller, yang terlebih dahulu dipromosikan ke tim pabrikan untuk menggantikan Danilo Petrucci yang pindah ke KTM Tech 3.

    Bagnaia akan mengisi bangku yang ditinggalkan oleh Andrea Dovizioso yang tidak akan meneruskan perjalanannya dengan tim Borgo Panigale setelah MotoGP 2020 berakhir. Setelah merebut titel Moto2 pada 2018, Pecco menandatangani kontrak dengan Ducati dan mendapatkan bangku di Pramac.

    "Aku memilih menjadi pembalap Ducati bahkan sebelum menjadi juara dunia Moto2 pada 2018 dan mereka memilihku bahkan sebelum mengetahui jika suatu hari aku akan menjadi salah satu pembalapnya," kata Bagnaia, melalui Instagram, Rabu, 30 September 2020.

    Francesco Bagnaia meneruskan, "Ini menjadi pertaruhan kami, karena hingga saat itu, aku selalu menjadi pembalap yang cepat, tapi aku tidak memiliki hal yang konkret. Ducati memutuskan untuk meyakini hal itu bahkan sebelum yang lain melakukannya."

    "Debutku di MotoGP tidaklah mudah, tapi Ducati tak pernah mempertanyakanku. mereka memberiku semua dukungan dan keyakinan yang dibutuhkan seorang rookie dan mereka membiarkan aku mengalaminya pada 2019. Aku mendengarkan mereka, aku percaya mereka, bersama kami belajar untuk mengenal dan memahami satu sama lain, dan sekarang kami membentuk tim yang luar biasa," ujar pembalap berusia 23 tahun itu.

    Bagnaia menunjukkan performa yang menjanjikan di MotoGP 2020. Namun, masalah mekanis menggagalkan upayanya itu meraih kemenangan MotoGP perdananya. Di MotoGP Republik Ceko, Bagnaia mengalami retak tulang kaki yang menyebabkan ia melewatkan tiga balapan.

    Ketika masih harus dibantu dengan tongkat untuk berjalan, Pecco tampil impresif di kampung halamannya dengan merebut podium pertama kelas premier dengan finis runner-up di Sirkuit Misano. Satu pekan setelahnya, ia terjatuh lagi dari motor ketika mengejar kemenangan pertamanya.

    "Hari ini aku adalah orang paling bahagia di dunia, bagiku ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, menjadi pebalap pabrikan Ducati selalu menjadi ambisiku dan aku telah berhasil bersama dengan mereka semua yang selalu yakin denganku bahkan ketika hal-hal tidak berjalan semestinya," ujar Francesco Bagnaia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.