Kejuaraan Asia Ajang Pengalaman Pebasket Muda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Kejuaraan Bola Basket Junior Puteri U-18 Asia akan dilaksanakan sesuai rencana. Kejuaraan yang diikuti 12 negara se-Asia ini akan berlangsung pada 2-9 November mendatang.

    Pelatih tim Indonesia Rastafari Horongbala menyatakan, sampai saat ini timnya belum berlatih. "Sebenarnya kita berencana mulai berlatih hari Senin ini, namun akan diundur selama seminggu," katanya ketika dihubungi Tempo, Rabu (8/10).

    Menurut Rastafari, pihaknya masih terkendala masalah dana sehingga pelatihan menjadi tertunda. "Namun kami akan tetap mencoba memberikan yang terbaik," katanya.

    Dia pun tidak menetapkan target tinggi. "Saya hanya berharap mereka bisa bermain bagus, itu saja dulu," katanya.

    Baginya ajang pertandingan yang akan digelar di GOR Angkasa Lanud Polonia Medan, Sumatera Utara ini dapat menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mencari pengalaman. "Karena ajang ini juga akan diproyeksikan untuk SEA Games (2009)," ujar dia.

    Sementara itu, Indonesia mendapatkan kesempatan khusus menjadi tuan rumah kompetisi dua tahunan ini. Hal itu merupakan kepercayaan yang diberikan dari Federasi Basket Internasional tingkat Asia (FIBA).

    "Persiapan sudah hampir seratus persen, namun kami masih terkendala masalah imigrasi," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perbasi Setia Darma Madjid.

    Menurutnya, pihak penyelenggara sedikit terkendala dengan peraturan keimigrasian di Medan, tempat penyelenggaraan pertandingan. Darma menyatakan, ada beberapa peserta dari negara-negara anggota ASEAN.

    "Setahu saya mereka tidak perlu membayar visa, tetapi pihak imigrasi di Medan memintanya," katanya saat menghadap Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault.

    Menanggapi hal tersebut, Adhyaksa langsung mencoba berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM Andi Matalata. "Saya mencoba memperjelas masalah itu nanti," katanya.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan Adhyaksa, hanya ada tiga negara yang kemungkinan tidak bisa bebas dari ongkos visa. Tiga negara itu adalah Myanmar, Kamboja, dan Laos.

    Sementara, negara-negara ASEAN yang terdaftar dalam kompetisi ini adalah Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Darma mengaku merasa perlu meluruskan masalah ini.

    "Karena saat kita mengikuti kompetisi ini di Singapura (dua tahun lalu), kita tidak dibebankan biaya visa," katanya.

    Ezther Lastania


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.