Game 3 Final NBA 2020: Miami Heat Kalahkan LA Lakers, Jimmy Butler Jadi Bintang

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Miami Heat Jimmy Butler. Credit. Kim Klement/USA Today/Reuters.

    Pemain Miami Heat Jimmy Butler. Credit. Kim Klement/USA Today/Reuters.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Miami Heat Erik Spoelstra terus mengatakan timnya berada di level berbeda ketika mengalahkan Lons Angeles Lakers (LA Lakers) di game ketiga Final NBA, Ahad malam, waktu Amerika Serikat. Bermain tanpa pemain andalan Bam Adebayo dan Goran Dragic, Miami Heat berhasil menang 115-104 atas LA Lakers. Skor sementara Final NBA menjadi 1-2.

    Pemain Miami All-Star, Jimmy Butler, menjadi pemain bintang dalam pertandingan itu. Ia tampil brilian dengan menyumbang 40 poin, 13 assist, 11 rebound dan upaya pertahanan yang tak kenal lelah dengan dua steal dan dua blok.

    Selain itu, Butler mencetak delapan poin berturut-turut di akhir kuarter keempat. Lemparannya ketika waktu masih tersisa satu menit 13 detik membuat Miami unggul 109-100. "Semua pengalaman mempersiapkan Anda untuk pertandingan seperti ini dan ini masih merupakan kesempatan yang luar biasa di depan kami," kata Spoelstra dikutip dari USA Today, Senin, 5 Oktober 2020.

    Baca juga : Final NBA 2020: Ini 3 Poin Krusial Game Ketiga LA Lakers vs Miami Heat

    Ia menambahkan, "Pemain kami sangat tangguh secara mental, mereka menyukai persaingan. Itu tidak mengubah apa pun dan kami ingin bersaing, ingin mengambil tantangan, ingin bermain lebih baik daripada yang kami lakukan di dua game pertama. Kami mencari cara untuk mengatasi keterpurukan. Jika Anda adalah pesaing, Anda benar-benar menyukainya."

    Pertandingan keempat akan dilangsungkan pada hari Selasa waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Meskipun andalan Miami Heat, Adebayo, masih diragukan tampil, ia tetap berlatih bersama sebelum game ketiga tersebut.

    Dalam pertandingan itu, Miami memimpin untuk sebagian besar pertandingan dan memimpin 68-54 saat sisa waktu tujuh menit 54 detik di kuarter ketiga. Skor ini adalah defisit terbesar dalam sejarah LA Lakers di Final NBA. LA Lakers membuntuti 99-95 dengan sisa waktu 5 menit 41 detik di kuarter keempat dan Miami memilih bertahan.

    Miami Heat bermain dengan fokus dan determinasi yang jauh lebih baik, terutama di lini pertahanan. Tyler Herro dari Miami dan Kelly Olynyk masing-masing menyumbang 19 poin.

    Sedangkan, di sisi LA Lakers, kecerobohan di awal pertandingan membuat mereka tertinggal. Mereka melakukan 10 turnover pada kuartal pertama, termasuk sembilan turnover dalam 16 kepemilikan pertama mereka. Bintang Lakers LeBron James dan Anthony Davis masing-masing memiliki empat turnover. Davis menyumbang 15 poin hanya dengan sembilan tembakan, sedangkan James menyumbang 25 poin, 10 rebound, dan delapan assist.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.