Tertinggal 1-3 dari LA Lakers, Pelatih Miami Heat Sesumbar Masih Bisa Juara NBA

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reaksi pemain LA Lakers LeBron James (23) saat dilanggar pemain Miami Heat Jau Crowder (99) pada kuarter keempat di game keempat FInal NBA di AdventHealt Arena, Selasa, 6 Oktober 2020. Credit: Kim Klement-USA TODAY Sports/Reuters.

    Reaksi pemain LA Lakers LeBron James (23) saat dilanggar pemain Miami Heat Jau Crowder (99) pada kuarter keempat di game keempat FInal NBA di AdventHealt Arena, Selasa, 6 Oktober 2020. Credit: Kim Klement-USA TODAY Sports/Reuters.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Miami Heat Erik Spoelstra menyatakan timnya akan bangkit setelah kalah dari Los Angeles Lakers (LA Lakers) pada game keempat Final NBA, Selasa, 6 Oktober 2020. Kekalahan Miami Heat itu membuat LA Lakers berada di ambang juarai NBA dengan kemenangan 102-96 yang membuat mereka unggul 3-1.

    Miami Heat membutuhkan keajaiban seandainya ingin menghalangi Lakers juara ke-17 kalinya di NBA. Namun, keajaiban tidak datang dengan mudah. Dalam sejarah Final NBA terakhir, hanya Cleveland Cavaliers, bersama LeBron James, yang berhasil membalikkan keadaan dari defisit 1-3 menjadi kemenangan saat bertemu Golden State Warriors pada 2016.

    Namun, Spoelstra tidak mau menyerah setelah kalah di Orlando yang membuat impian juara Miami menjadi mengawang. "Pemain-pemain kami menyukai kompetisi dan menyukai tantangan. Kami di sini untuk satu tujuan. Kami tak pernah memperkirakan ini akan gampang. Kami cuma perlu istirahat dan pulih besok," kata Spoelstra seperti dikutip AFP, Rabu 7 Oktober 2020.

    Baca juga : Final NBA 2020: LA Lakers Kalahkan Miami Heat di Game 4, Skor Sementara 3-1

    Spoelstra menambahkan, "Saya kira semua orang mungkin saja agak memanfaatkan hal itu. Mengkalibrasi lagi, kembali bekerja pada Kamis nanti. Saya tahu tim saya akan siap. Kami akan merespons kekalahan tadi." Spoelstra menyebut kekalahan Selasa malam itu terjadi karena lemahnya Miami Heat dalam kontak fisik di zona pertahanan.

    Adapun bintang Miami Heat Jimmy Butler menyatakan ia dan koleganya tidak akan berdiam diri setelah kekalahan ketiga dari LA Lakers itu. "Saya hanya beranggapan kami begitu yakin pada siapa kami dan bagaimana kami bermain, itulah yang akan kami keluarkan di sana dan lakukan," kata Butler.

    Menurut bintang Miami Heat pada game ketiga itu, "Kepercayaan diri kami tidak akan lari ke mana-mana, akan tetap tinggi, saya harus memastikan itu akan tetap tinggi, karena ini akan menjadi paling tinggi sepanjang masa agar menjadi kemenangan berikutnya."

    Butler menyatakan Miami Heat hanya perlu mengurangi kesalahan untuk membuka lagi peluang juara pada game kelima Final NBA. "Kami tahu kami harus lebih baik. Kami tahu kami bisa lebih baik, seperti saya sudah sering bilang," ujar Butler.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.