Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton Siap Pecahkan Rekor Formula 1 di GP Jerman

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap dari tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    Pembalap dari tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen melajukan mobilnya saat ikuti tes pramusim kelima Formula 1 2020 di Sirkuit Catalunya, di Barcelona, Spanyol, 27 Februari 2020. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekor baru Formula 1 siap dipecahkan pada seri F1 GP Jerman di Sirkuit Nurburgring, akhir pekan ini. Kali ini, bintangnya bukan Lewis Hamilton, yang ingin menyamai rekor 91 kemenangan sepanjang masa milik Michael Schumacher, melainkan Kimi Raikkonen.

    Di Jerman, Kimi Raikkonen akan menjalani start Grand Prix ke-323 sepanjang karirnya setelah menyamai rekor pebalap Brazil Rubens Barrichello di Rusia dua pekan lalu. Pembalap berjuluk "Iceman" asal Finlandia itu menjalani debut F1 bersama Tim Sauber pada 2001. Saat ini, ia berusia 40 tahun dan menjadi pembalap paling senior paling banyak menjalani balapan di sejarah F1.

    Namun, Raikkonen, yang menjadi juara dunia pada 2007 bersama Ferrari, seakan tak mempedulikan angka-angka itu. "Rekor atau bukan, aku mendekati akhir pekan ini seperti yang lain karena sekali kalian berada di mobil, itu kurang lebih sama," kata pebalap Alfa Romeo itu seperti dikutip Reuters, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Kimi Raikkonen meneruskan, "Aku beberapa kali membalap di sini di Jerman, aku rasa aku bisa memenangi beberapa balapan tapi kami cukup kurang beruntung saat itu. Namun inilah balapan."

    Alfa Romeo juga akan mencuri perhatian di akhir pekan nanti. Mereka akan meminjamkan mobil C39 kepada putra Michael Schumacher, Mick, pada sesi latihan bebas pada Jumat, 9 Oktober 2020. Adapun pembalap muda Inggris Callum Ilott, yang juga pembalap junior Ferrari dan pesaing Mick dalam perebutan gelar Formula 2, akan turun di sesi latihan bersama tim Haas.

    Sementara itu, Lewis Hamilton pernah menang di Nurburgring bersama McLaren pada 2011. Kemenangan itu adalah kemenangan ke-16 dari 90 kemenangan sepanjang kariernya. Pembalap asal Inggris itu bisa memperpanjang rekor finis dengan poin menjadi 43 kali, podium ke-159 dan juga pole position ke-96.

    Nurburgring terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix pada 2013. Saat itu Sebastian Vettel memenangi gelar juara dunia keempatnya bersama Red Bull. Cuaca buruk dan suhu trek yang dingin di musim gugur bisa menjadi faktor yang tak terprediksi.

    Lewis Hamilton pun selalu tampil bagus saat balapan di lintasan basah. Kemenangan di Jerman akan menambah dominasi Mercedes musim ini dengan memenangi delapan dari 10 balapan. Di Formula 1 2020, Hamilton, peraih pole position terakhir di Nurburgring, saat ini memuncaki klasemen pembalap dengan jarak 44 poin dari pesaing terdekatnya Valtteri Bottas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.