Formula 1: Brasil Bikin Sirkuit Baru di Rio, Hamilton Kecam Penebangan Hutan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes Lewis Hamilton. REUTERS/Leonhard Foeger/Pool

    Pembalap Mercedes Lewis Hamilton. REUTERS/Leonhard Foeger/Pool

    TEMPO.CO, JakartaJuara dunia Formula 1 Lewis Hamilton menilai pembangunan sirkuit baru di Rio de Janeiro, Brasil, adalah hal yang tak perlu. Pembalap Mercedes itu menentang penebangan pohon di hutan untuk membuka lahan bagi trek tersebut.

    Rencana untuk sirkuit tuan rumah Grand Prix itu, yang akan menggantikan Interlagos di Sao Paulo di kalender Formula 1, telah menimbulkan kontroversi. Sejumlah pemerhati lingkungan yang menentang lokasi pembangunan trek.

    Pendukung proyek itu mengatakan lebih banyak pohon akan ditanam daripada yang dihilangkan di area hutan di sektor Deodoro, sebelah barat Rio, di sekitar bekas fasilitas militer.

    Hamilton, yang mengincar gelar juara dunia ketujuhnya, telah blak-blakan tentang masalah lingkungan beberapa tahun belakangan ini.

    "Saya berharap saya tidak ditanya pertanyaan ini," kata pembalap Mercedes itu di sesi jumpa pers Grand Prix Eifel di Nurburgring, Jerman, seperti dikutip Reuters, Jumat.

    "Pendapat pribadi saya adalah dunia ini tidak perlu sirkuit baru."

    "Saya rasa ada banyak sirkuit yang luar biasa di dunia ini dan saya cinta Interlagos."

    Hamilton mengatakan ia tidak mengetahui detail rencana dari pembangunan sirkuit di Rio itu namun mendengar bahwa itu akan menggunakan pendekatan yang berkelanjutan.

    "Hal paling berkelanjutan yang bisa dilakukan adalah tidak menebang pohon," kata dia.

    "Dengan deforestasi dan semua hal, saya kira itu bukan hal yang bijak dilakukan... Saya tidak memiliki detailnya kenapa tapi itu bukan suatu hal yang saya dukung secara pribadi."

    Interlagos telah langganan masuk di kalender F1 sejak 1990 namun tahun ini tidak akan menjadi tuan rumah Grand Prix Brasil karena pandemi COVID-19.

    Sementara itu, Jacarepagua, sirkuit lama di Rio telah dihancurkan untuk membuat fasilitas Olimpiade 2016.

    Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan tahun lalu bahwa sirkuit baru yang dibangun pihak swasta itu akan memiliki kapasitas 130.000 penonton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?