Raih Podium Formula 1 Eifel, Daniel Ricciardo Minum Sampanye dari Sepatu

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo. AP

    Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo. AP

    TEMPO.CO, JakartaDaniel Ricciardo merayakan podium Formula 1 pertamanya bersama Renault pada Minggu dengan aksi minum sampanye dari sepatu. Ia melakukannya sambil memikirkan tato seperti apa yang akan ditorehken di kulit bosnya, Cyril Abiteboul.

    Pembalap Australia itu finis ketiga dalam Grand Prix Eifel di Sirkuit Nurburgring, Jerman, untuk mempersembahkan podium perdana bagi Renault sejak pabrikan Prancis itu kembali menjadi konstruktor Firmula 1 pada 2016.

    Podium itu juga yang pertama kali bagi dia sejak terakhir kali naik mimbar pada 2018 ketika masih sebagai pembalap Red Bull.

    Ricciardo sempat mengatakan kangen melakukan 'shoey', aksi meminum sampanye dari sepatu, namun ketika momen itu tiba dia lupa melakukan tradisi itu karena saking senangnya.

    Untuk membalasnya, dia mengunggah video di Instagram melakukan aksi yang terlupakan itu.

    "Saya rasa saya terpaku di podium dan tentunya itu sudah lama. Semua kemudian bilang 'kenapa kamu tidak melakukan shoey?'," kata dia, menunjukkan sepatunya ke kamera sebelum menuangkan minuman itu ke dalamnya.

    "Jadi, ini dia. Terlambat tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali."

    Ricciardo, yang akan bergabung ke McLaren setelah musim 2020 usai, mengatakan podium itu terasa seperti pertama kali ketika naik untuk Red Bull pada 2014.

    "Yang saya rasakan sekarang adalah goncangan yang sangat menyenangkan," kata dia kepada Sky Sports.

    "Sudah dua setengah tahun lamanya sejak saya naik podium dan ini sangat menyenangkan.

    Setelah menandatangani kontrak dengan Renault, tujuan utama mereka adalah untuk meraih podium F1, dan itu tercapai pada akhirnya.

    "Ini benar-benar menutup cerita keren yang kami miliki selama dua tahun ini dan kabar baiknya itu belum usai."

    Bos tim Renaul Abiteboul tahun lalu setuju jika dia akan ditato sesuai keinginan Ricciardo jika sang pembalap Australia finis di podium untuk tim.

    Ricciardo memastikan kesepakatan itu tidak akan dilanggar. "Itu nyata, itu akan terjadi," kata dia. "Kami harus memikirkan sekarang tapi mungkin sesuatu yang ada kaitannya dengan saya namun dengan sentuhan Jerman," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.