Blak-blakan, Cara Ronald Koeman Hadapi Bintang Barcelona, Termasuk Lionel Messi

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Instagram

    Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah hampir dua bulan Ronald Koeman mengarsiteki klub Barcelona sejak ditunjuk menggantikan Quique Setien, awal musim 2020/2021. Pelatih asal Belanda itu kembali ke Camp Nou membawa karakter yang jujur dan jelas ketika berbicara tentang masalah klub. Dia tidak pernah menyembunyikan unek-uneknya ketika bicara tentang persiapan para pemain menghadapi kompetisi.

    Dalam presentasinya, pada 19 Agustus, usai Barcelona kalah memalukan 8-2 dari Bayern Munchen, Koeman mengungkap masalahnya dengan Lionel Messi yang saat itu disebut-sebut bakal hengkang. Koeman pun mengatakan bakal berbicara dengan Messi. "Anda harus berbicara dengannya, tentu saja, dia adalah kapten tim. Dalam kasus Messi, saya berharap dia akan bertahan di sini selama bertahun-tahun lagi," kata Koeman, dikutip dari Marca, Rabu 14 Oktober 2020.

    Pada 5 September, Messi mengumumkan bahwa dia akan bertahan di Barcelona setidaknya hingga kontraknya habis pada Juni 2021. Enam hari kemudian, Koeman pun tidak menghindari polemik pemain Argentina itu. "Saya tidak tahu apakah saya harus meyakinkan Messi. Leo Messi adalah yang terbaik dan saya berharap dia bisa mengulanginya musim ini. Ia terpengaruh dengan kepergian Suarez, tapi dia adalah contoh sebuah komitmen," ujarnya.

    Baca juga : 10 Perintah Ronald Koeman yang Harus Dipatuhi Pemain Barcelona, Termasuk Messi

    Posisi Luis Suarez
    Pada 26 September, Atletico Madrid mengonfirmasi penandatanganan Luis Suarez. Pengumuman itu membuat Messi melayangkan kritik terhadap Dewan Direksi Barcelona, tetapi Koeman membela. "Saya tidak berpikir bahwa setelah kata-kata Messi itu, saya akan memiliki kehidupan yang tenang di Barcelona," kata dia. Di akhir September, Messi meminta para pemain bersatu untuk menghadapi musim ini. Ia juga meminta maaf atas segala polemik yang terjadi di jeda musim.

    Lionel Messi dan Ronald Koeman. REUTERS/Albert Gea

    Jauh sebelum itu, Koeman, secara terbuka, menyampaikan bahwa Suarez tidak masuk rencana timnya. Ia pun mengapresiasi keputusan Suarez yang rela dibangkucadangkan jika bertahan. "Di sini kami menghormati kontrak, jika Suarez bertahan maka dia akan menjadi anggota dari skuad ini. Saya sangat menghormati Suarez, saya bukan orang jahat dalam semua skenario ini," ujarnya.

    Keinginan untuk mendatangkan Memphis Depay
    Di bursa transfer musim panas, Koeman tidak pernah menyembunyikan perasaannya. Dia secara terbuka menyatakan bahwa Barcelona membutuhkan bek tengah dan penyerang murni. Dia membidik langsung ke Eric Garcia dan Memphis Depay. “Kami ingin Depay datang ke Barcelona, dia juga ingin datang,” kata dia.

    Posisi Ousmane Dembele dan Sejumlah Pemain Muda
    Dembele sempat dikabarkan bakal keluar dari Barcelona karena sulitnya persaingan di klub. Koeman pun mengakui bahwa ada banyak pemain di hadapannya yang ingin masuk dalam skuad utama. Tentang rumor Dembele tersebut, Koeman mengatakan, “Jika seorang pemain tidak senang, biarkan dia berbicara dengan saya.”

    Baca juga : Barcelona Hadapi Ujian Berat, Ronald Koeman Akan Mulai Rotasi Pemain

    Koeman selalu menegaskan posisinya pada para pemain muda di Camp Nou. Dia telah memuji mereka pada beberapa kesempatan, tetapi tidak pernah menyembunyikan peluang sejumlah pemain muda untuk mendapatkan menit bermain di lapangan. "Saya akan merekomendasikan Riqui Puig untuk dipinjamkan. Saya telah memberi tahu Puig, Alena dan Pedri bahwa sulit bagi mereka untuk bermain dan ada banyak persaingan," ujarnya.

    Posisi terbaik untuk Griezmann dan Frenkie De Jong
    Untuk kualitasnya, Griezmann harus mencetak lebih banyak gol. Usai pertandingan melawan Sevilla di pekan ketiga La Liga, Koeman menganalisa permainan dan berbicara terbuka tentang performa beberapa pemain di posisi penyerang dan gelandang. "Dia (Griezmann dan De Jong) kehilangan terlalu banyak bola, dia tidak baik-baik saja seperti rekan satu tim lainnya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.