Jadwal MotoGP Teruel: Maverick Vinales Ungkap Lagi Kelemahan Yamaha

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Maverick Vinales mengungkap kembali kelemahan Yamaha di seri terakhir di Sirkuit MotorLand Aragon, Ahad lalu. Menurut dia, keausan dan traksi ban telah menjadi masalah khas Yamaha dalam beberapa tahun terakhir muncul kembali saat MotoGP Aragon.

    Vinales mencatat, setiap titik lemah motor terjadi, para pembalap Yamaha tidak pernah mencatatkan hasil terbaik. Fokus penuhnya saat ini adalah memaksimalkan kekuatan utama Yamaha M1 pada kecepatan menikung dan stabilitas front-end.

    "Kami mengerti sekarang kami perlu membuat perubahan. Titik lemah kami tidak akan membuat lebih kuat, tapi sisi terkuat dari motor kami bisa membuat performa lebih kuat," kata Vinales, dikutip dari Motorsport, Selasa 20 Oktober 2020. Saat ini, Vinales hanya terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen Joan Mir yang berhasil finis ketiga di Aragon.

    Baca juga : Jadwal MotoGP Teruel: Andrea Dovizioso Kesulitan, tapi Berharap Peluang Juara

    Pada balapan di Aragon, Vinales memimpin tujuh lap pembukaan balapan sebelum ban belakang bermasalah dan membuatnya tidak berdaya untuk menahan laju Alex Rins dan Joan Mir dari Suzuki, serta Alex Marquez dari Repsol Honda. Ia pun harus puas berada di posisi keempat di akhir balapan.

    Vinales menjadi pembalap tercepat Yamaha. Namun, ia heran kendala baru terjadi pada sesi balapan setelah berhasil tampil bagus di kualifikasi. "Jadi, kami akan bekerja pada garis yang disukai Yamaha dan melihat apakah balapan berikutnya saya bisa mulai dari yang terdepan untuk mendorong dan memiliki ritme yang lebih cepat," ujar dia.

    Baca juga : Menurut Fabio Quartararo, Tekanan Juara MotoGP 2020 Ada di Pembalap Tim Pabrikan

    Maverick Vinales menambahkan, "Bagi saya, sepertinya setiap kali kami mencoba untuk meningkatkan titik lemah kami tidak membuat balapan yang bagus. Kami perlu fokus pada DNA Yamaha dan akan berusaha memperkuat poin keunggulan kami di kecepatan menikung dan kestabilan di depan. Jika kali ini saya tidak cepat maka lain kali saya akan mencoba memacu kecepatan tikungan lebih banyak dan melihat cara kerjanya."

    Vinales sadar tugas awal di barisan terdepan memberinya kepercayaan diri. Terlepas dari masalah cengkeramannya, Vinales mampu bersaing dengan menahan tekanan Joan Mir di lintasan. "Saya melakukan dua lap terakhir dengan menutup mata karena saya ingin memiliki kesempatan menekan Joan sehingga mungkin dia melakukan kesalahan," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?