Pensiun dari UFC, Khabib Nurmagomedov Bicara Karier Kepelatihan Petarung Muda

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Khabib Nurmagomedov mengakhiri perlawanan Justin Gaethje pada ronde kedua dengan kemenangan submission, di mana ia menggunakan

    Khabib Nurmagomedov mengakhiri perlawanan Justin Gaethje pada ronde kedua dengan kemenangan submission, di mana ia menggunakan "triangle choke" yang membuat petarung AS itu tidak sadarkan diri. Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan impresif Khabib yakni 29 kemenangan tanpa kekalahan. Foto/Instagram/UFC

    TEMPO.CO, JakartaKhabib Nurmagomedov berencana untuk pindah ke dunia kepelatihan setelah mengakhiri karirnya di MMA. Petarung asal Rusia itu mengumumkan pengunduran dirinya setelah kemenangan dua ronde atas Justin Gaethje di acara utama UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Ahad dinihari lalu.

    Kemenangan itu memperpanjang rekor MMA menjadi 29-0 kemenangan. Setelah kemenangan itu juga, ia mengumumkan pengunduran dirinya. "Tidak mungkin aku kembali tanpa ayahku," kata dia setelah meninggalkan sarung tangannya di oktagon, dikutip dari Sportbible, Senin, 26 Oktober 2020.

    Keputusan pensiun pun menjadi pemenuhan janji Khabib kepada sang ibu. "Aku berbicara dengan ibuku. Dia tidak tahu bagaimana aku bertarung tanpa ayah, tapi aku berjanji ini akan menjadi pertarungan terakhirku, dan jika aku berjanji, aku harus memenuhinya."

    Baca juga : Pensiun dari UFC, Khabib Nurmagomedov : Saya Ingin Terbang Bebas

    Juara kelas ringan itu berada di puncak setelah mendominasi pertarungan di kelas ringan sejak debutnya di UFC pada 2012. Ia pun mengungkap rencana setelah masuk ke masa pensiun. Petarung berusia 32 tahun itu telah berbicara tentang kemungkinan melatih bakat masa depan.

    "Kami memiliki banyak anak muda untuk dilatih. Kami akan segera kembali ke puncak. Saya akan selalu membantu Anda," kata Khabib dalam video bersama pelatihnya Javier Mendez dari AKA (American Kickboxing Academy) menyusul kemenangan terakhirnya.

    Baca juga : MMA: Khabib Masuk Rumah Sakit Sebelum Lawan Gaethje, karena Patah Jari Kaki

    Ini terasa seperti langkah alami bagi Khabib. Ia ingin melanjutkan warisan ayahnya, Abdulmanap, yang menaruh perhatian pada bakat petarung muda. Khabib juga ingin petarung asal Rusia berkiprah dalam kompetisi bela diri di dunia.

    Khabib sungguh habis-habisan dalam pertarungan terakhirnya meski menderita patah kaki dan dua jari kaki patah saat melawan Justin Gaethje. Presiden UFC Dana White memberikan penghormatan kepadanya seusai pertarungan. "Kami semua beruntung bisa melihatnya bertarung malam ini dan melihat apa yang dilalui Khabib," kata White.

    "Dia memiliki dua jari kaki dan satu tulang di kakinya yang patah. Itulah yang dikatakan padaku. Ia tidak pernah memberi tahu siapa pun, ia salah satu manusia terhebat di planet ini. Dia adalah petarung nomor satu di dunia. Anda harus mulai menempatkannya dengan status GOAT (Greatest of All Time)," ujar Dana White.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siap-Siap Sekolah Saat Pandemi Covid-19

    Berikut tips untuk mempersiapkan anak-anak kembali ke sekolah tatap muka setelah penutupan karena pandemi Covid-19.