Lando Norris Minta Maaf Usai Komentari Rekor Kemenangan F1 Lewis Hamilton

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebalap McLaren, Lando Norris, beraksi dalam GP Hongaria di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Hongaria, Minggu, 19 Juli 2020. REUTERS/POOL/Joe Klamar

    Pebalap McLaren, Lando Norris, beraksi dalam GP Hongaria di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Hongaria, Minggu, 19 Juli 2020. REUTERS/POOL/Joe Klamar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap McLaren Lando Norris meminta maaf setelah meremehkan pencapaian 92 kemenangan kompatriotnya, Lewis Hamilton, seusai Formula 1 GP Portugal, Ahad lalu. Permintaan maaf itu dilakukan pembalap berusia 20 tahun itu secara publik.

    Pada balapan di Portugal itu, Norris juga dibuat frustasi oleh pembalap Racing Point Lance Stroll setelah keduanya terlibat tabrakan. Kecelakaan itu membuatnya melontarkan kata-kata kasar seperti terdengar di radio komunikasi tim. Norris finis ke-13, sedangkan pengawas balapan menjatuhkan penalti lima detik kepada Stroll atas insiden tersebut.

    Tak lama setelah finis, Norris menyadari kelakuannya dan meminta maaf atas bahasa yang ia gunakan. Setelahnya, masih terlihat frustrasi, Norris mengungkapkan bahwa ia tak terlalu terkesan dengan capaian Hamilton. "Saya turut bangga untuknya, tidak lebih," kata Norris seusai balapan, Ahad lalu.

    Baca juga : Pecahkan Rekor Michael Schumacher, Begini Jejak 92 Kemenangan Lewis Hamilton

    Pembalap Mercedes Lewis Hamilton melompat dari mobilnya usai meraih kemenangan untuk ke-92 kalinya dalam balapan Formula Satu atau F1 GP Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, Ahad, 25 Oktober 2020. Lewat kemenangannya hari ini, Lewis mengukuhkan diri menjadi pembalap tersukses sepanjang masa dengan memecahkan rekor jumlah kemenangan Michael Schumacher. REUTERS/Jorge Guerrero

    Tentang Lewis Hamilton, yang menjadi juara di GP Portugal, Lando Norris meneruskan, "Itu tidak berarti apa-apa untuk saya. Pada dasarnya, dia memiliki mobil yang bisa memenangi setiap balapan. Dia harus mengalahkan satu atau dua pembalap lainnya, itu saja. Adil baginya, dia masih melakukan tugas yang harus dia lakukan."

    Dua hari berselang, Norris meminta maaf atas sejumlah komentarnya itu lewat akun Twitter. "Saya berhutang permintaan maaf. Saya bertindak bodoh dan ceroboh dengan beberapa hal yang saya katakan belakangan ini di media dan sejumlah wawancara dan tidak menunjukkan rasa hormat yang seharusnya saya perlihatkan ke sejumlah orang," kata dia.

    Baca juga : Formula 1 Tetapkan 23 Kalender Balapan untuk F1 2021

    Ia melanjutkan, "Saya bukan orang seperti itu, jadi ketahuilah bahwa saya harus meminta maaf kepada mereka tetapi juga semua orang yang membaca atau mendengarkan. Maaf."

    Lewis Hamilton telah memenangi delapan dari 12 balapan musim ini dan mengincar gelar juara dunia ketujuhnya untuk menyamai rekor titel Michael Schumacher. Sementara itu, Mercedes telah memenangi enam gelar konstruktor secara beruntun dan berpeluang mengunci titel ketujuhnya di Italia pekan depan.

    Adapun Lando Norris, yang menjalani debut Formula 1 tahun lalu, telah 33 kali start balapan dengan satu kali finis di podium sejauh ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.