Hasil MMA: Anderson Silva Kalah TKO dari Uriah Hall dalam Duel Terakhirnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anderson Silva. (cbc.ca)

    Anderson Silva. (cbc.ca)

    TEMPO.CO, JakartaAnderson Silva gagal meraih akhir manis di arena UFC. Dalam pertarungan terakhirnya, petarung veteran Brasil itu kalah TKO dari Uriah Hall dalam duel di UFC Apex, Las Vegas, Amerika Serikat, pada Sabtu waktu setempat atau Ahad pagi WIB, 1 November 2020.

    Silva, 45 tahun, sejak awal sudah mengumumkan bahwa duel kali ini menjadi yang terakhir. Meskipun belakangan mengisyaratkan untuk mencari tantangan lain dengan menyatakan bahwa itu adalah yang terakhir di UFC, tapi tidak di MMA.

    Dalam duel itu, di dua ronde awal, ia tampak masih perkasa menghadapi lawannya, petarung Amrika Jamaika berusia 36 tahun. Tapi, ia kemudian kerepotan: terjatuh di ronde ketiga tapi selamat berkat bel. Silva akhirnya kalah TKO di ronde keempat.

    Usai pertarungan, Uriah Hall dan Silva sama-sama bersujud. Hall tampak berlinang air mata. "Anda adalah alasan mengapa saya melakukan ini. Anda masih salah satu yang terhebat," kata dia.

    Silva mengakui keunggulan lawannya. “Hari ini, Uria adalah yang terbaik. Saya menikmati momen saya,” kata Silva setelah pertarungan. “Hari ini adalah hari terakhir. Saya sangat senang berada di sini."

    Tapi, ia kemudian, kembali, seperti ragu-ragu dengan putusannya. "Saya tidak tahu. Pertama, saya akan pulang. Setelah itu, ayo kita lihat. Sulit untuk mengatakan ini yang terakhir atau bukan. Inilah yang saya lakukan sepanjang hidup saya dan dengan segenap hati saya. Mari kita lihat. "

    Silva, yang pernah menjuarai kelas menengah, kini memiliki rekor 34-11 MMA, 17-7 UFC. Sedangkan, Uriah Hall punya catatan 16-9 MMA, 9-7 UFC.

    MMA MANIA | MMAJUNKIE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.