Berita Bola: Megan Rapinoe Bertunangan dengan Sesama Atlet Putri

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megan Rapinoe dan Sue Bird. (insagram/@sbird10)

    Megan Rapinoe dan Sue Bird. (insagram/@sbird10)

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet sepak bola putri Amerika Serikat, Megan Rapinoe, tengah menjadi perhatian netizen dan media. Ia baru saja bertunangan dengan pasangan cinta sejenisnya, Sue Bird, yang merupakan atlet bola basket putri.

    Pertunangan itu terungkap dari unggahan foto di instagram kedua atlet itu, 30 Oktober 2020. Rapinoe, 35 tahun, terlihat sedang berlutut di tepi kolam sambil menyodorkan cincin. Sedangkan Sue Bird, 40 tahun, berada di dalam air.

    Tak ada keterangan dalam foto itu. Tapi pengikut keduanya langsung menyimpilkan bahwa keduanya akhirnya bertunangan. "Pertunangan Sue Bird dan Megan Rapinoe adalah satu-satunya titik terang tahun 2020," begitu komentar dari salah satu follower mereka.

    Rapinoe termasuk atlet kondang di Amerika. Ia ikut membawa negara itu menjuarai Piala Dunia putri pada 2015 dan 2019. Ia juga menjuarai Olimpiade 2012. Secara pribadi, ia juga banyak mendapat penghargaan, termasuk Ballon d'Or 2019.

    Adapun Sue Bird, atlet basket Israel-Amerika, sudah mengantongi gelar juara WNBA. Pemain Seattle Storm ini juga pernah 11 kali masuk WNBA All Stars.

    Keduanya mulai berkencan sejak 2016 dan kini sudah hidup bersama. Pada 2018, keduanya tampil bersama sebagai pasangan sampul The Body Issue ESPN. Mereka jadi pasangan sejenis pertama yang melakukannya.

    Rapinoe sudah mengungkapkan jati dirinya sebagai lesbian sejak Juli 2012. Sebelumnya, ia pernah menjalin asmara dengan sejumlah wanita, termasuk pemain sepak bola Australia Sarah Walsh dan penyanyi Sera Cahoone.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?