Khabib Nurmagomedov Curhat Banyak Teman Tidak Suka Keputusan Pensiun dari UFC

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khabib Nurmagomedov mengumumkan putusannya untuk pensiun sebagai petarung bela diri campuran (MMA) setelah mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254, Sabtu setempat atau Ahad dinihari WIB. FOto/Instagram/ufc

    Khabib Nurmagomedov mengumumkan putusannya untuk pensiun sebagai petarung bela diri campuran (MMA) setelah mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254, Sabtu setempat atau Ahad dinihari WIB. FOto/Instagram/ufc

    TEMPO.CO, Jakarta - Bintang UFC Khabib Nurmagomedov mengungkapkan bahwa beberapa teman dekatnya tidak senang dengan keputusannya pensiun dari UFC. Menurut dia, keputusan pensiun di tengah puncak karier tidak dapat memahami teman-temannya tersebut.

    Nurmagomedov membuat pengumuman mengejutkan setelah mengalahkan Justin Gaethje pada ronde kedua partai utama UFC 254 mereka di Fight Island, Oktober lalu. Pertarungan itu adalah pertarungan pertamanya sejak kehilangan ayah dan pelatihnya sekaligus, Abdulmanap, yang meninggal pada usia 57 tahun pada Juli lalu.

    Nurmagomedov, 32 tahun, memilih pensiun setelah mempertahankan gelar dan rekor tak terkalahkannya. Seusai melawan Gaethje, 31 tahun, petarung asal Rusia itu merasa sudah waktunya untuk pergi. “Pertandingan ini tidak seperti yang lain. Emosi dalam pertarungan ini sangat berbeda," ujar dia, dikutip dari The Sun, Sabtu, 7 November 2020.

    Baca juga : Pensiun dari UFC, Khabib Nurmagomedov Unggah Kenangan Bergulat dengan Ayah

    Ia meneruskan, “Semuanya benar-benar berbeda tanpa ayah saya. Saya ditawari pertarungan tepat setelah semuanya terjadi. Saya memiliki keputusan untuk menerima atau menolaknya, tidak ada yang tahu tentang ini, atau mundur, atau saya dapat kembali, melawan dan kemudian mundur."

    Baca juga : Analisis MMA: Pantaskah Khabib Nurmagomedov Menyandang Label GOAT?

    "Sekarang saya memberi tahu orang-orang terdekat saya dan mereka tidak senang dengan keputusan pensiun bahwa meskipun saya bertengkar sepuluh kali lagi, saya masih harus menghadapi keputusan itu. Keputusan ini bisa muncul ketika saya berusia 32, 34, atau 35 tahun. Ini keputusan yang sulit karena saya telah berjuang sepanjang hidup saya," ujar Khabib menambahkan.

    Nurmagomedov mempertahankan rekor kemenangan 29-0 setelah mencekik Gaethje. Ia mendedikasikan kemenangan untuk Abdulmanap. "Saya sudah berada di atas arena selama yang saya ingat. Sulit untuk pergi dan melakukan hal lain. Orang tidak dapat memahaminya, tetapi apa yang dapat Anda lakukan," ujarnya.

    Adapun Presiden UFC Dana White yakin Khabib Nurmagomedov dapat membalikkan keputusan emosionalnya untuk pensiun. Ia masih yakin bahwa Khabib akan kembali untuk satu pertarungan terakhir. "Khabib masih juara di kelas ringan dan belum akan menanggalkan mahkotanya," ujar Dana White.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.