Mandalika Racing Team Indonesia Diluncurkan, Proyeksinya Tampil di Balapan Moto2

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Mandalika Racing Team Indonesia Muhammad Rapsel Ali (dua dari kiri), pebalap nasional Dimas Ekky Pratama (tengah) dan Direktur MRTI Kemalsyah Nasution (dua dari kanan) di acara peluncuran Mandalika Racing Team di Jakarta, Senin, 9 November 2020. | ANTARA

    Ketua Mandalika Racing Team Indonesia Muhammad Rapsel Ali (dua dari kiri), pebalap nasional Dimas Ekky Pratama (tengah) dan Direktur MRTI Kemalsyah Nasution (dua dari kanan) di acara peluncuran Mandalika Racing Team di Jakarta, Senin, 9 November 2020. | ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) yang diproyeksikan mewakili Tanah Air di kejuaraan Moto2 tahun depan, resmi diluncurkan di Jakarta, Senin, 9 November 2020.

    Jika tidak ada aral merintang MRTI bakal menjadi tim pertama dari Indonesia yang berlaga di kejuaraan dunia Moto2 secara penuh musim depan lewat kolaborasi dengan salah satu tim kompetitor di kelas intermediate.

    "Maksud dan tujuan dari pendirian tim ini adalah antara lain untuk mendukung program Presiden Joko Widodo dalam menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Selain itu mendukung harapan bangsa Indonesia untuk dapat berprestasi demi nama negara Indonesia di kejuaraan dunia MotoGP," kata Ketua MRTI Rapsel Ali.

    Baca juga: Selain Ikut Ajang Moto2, Mandalika Racing Team Ingin Bentuk Akademi Pembalap

    Rapsel Ali di mengungkapkan bahwa sejumlah perwakilan MRTI akan mengadakan pertemuan Dorna Sports di Barcelona, Spanyol pada akhir November ini untuk membicarakan hal teknis soal partisipasi mereka dan peresmian nama tim di sana.

    MRTI sendiri bakal diperkuat pembalap nasional Dimas Ekyy Pratama yang sempat membalap di ajang Moto2 tahun lalu dan kemungkinan akan dipasangkan dengan pebalap profesional dari luar negeri.

    MRTI akan menggunakan motor bermesin Triumph dengan kapasitas 765cc, yang dipakai oleh seluruh tim Moto2.

    Kendati menggunakan mesin yang sama dari pemasok tunggal, setiap tim boleh memakai sasis yang berbeda seperti Kalex, MV Agussta, NTS dan Speed Up.

    Direktur MRTI Kemalsyah Nasution memberi sedikit bocoran tim apa yang bakal berkolaborasi dengan MRTI.

    "Tim yang akan bergabung dengan kami masuk ke peringkat 10 besar. Kami tidak bisa sebut tim apa karena mereka masih terikat kontrak hingga seri terakhir di Portugal," kata Kemal.

    Tahun depan juga akan menjadi sejarah bagi Indonesia jika Sirkuit Mandalika resmi masuk kalender MotoGP 2021. Saat ini sirkuit yang sedang dalam tahap pembangunan itu masih berstatus sirkuit cadangan di kalender provisional MotoGP 2021 yang diproyeksikan terdiri dari 20 seri.

    Mandalika menjadi cadangan bersama Sirkuit Algarve di Portugal dan Igora Drive di Rusia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.