MotoGP: Fabio Quartararo Mengakui Joan Mir dan Alex Rins Sulit Dikalahkan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan Alex Rins dari Tim Suzuki Ecstar beraksi saat balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 8 November 2020. REUTERS / Juan Medina

    Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan Alex Rins dari Tim Suzuki Ecstar beraksi saat balapan MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Ahad, 8 November 2020. REUTERS / Juan Medina

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengakui dua pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins, benar-benar tidak terkalahkan setelah mendapatkan podium pertama dan kedua di MotoGP Eropa, Ahad lalu. Hasil itu membuat Rins naik ke posisi kedua di klasemen dengan poin yang sama dengan Quartararo yang harus finis di posisi ke-14.

    Dalam balapan itu, Joan Mir mendapatkan kemenangan MotoGP pertamanya di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol. Dua podium untuk Suzuki itu adalah kali pertama di kelas utama sejak 1982. Mir juga menjaga jarak keunggulan 37 poin di klasemen MotoGP dengan hanya dua putaran tersisa.

    "Pertama-tama, kedua pembalap itu sangat cepat. Kami bisa katakan pertama-tama itu faktor pembalap, kedua, itu faktor motornya. Tapi sepertinya kami mengalami masa-masa sulit, musim yang benar-benar tidak teratur untuk saya dan Yamaha," kata Quartararo dikutip dari Motorsport, Senin, 9 November 2020.

    Baca juga : MotoGP 2020, Valentino Rossi: Dear Yamaha, Belajarlah dari Suzuki

    Dengan itu sekarang tampaknya Mir akan memenangkan kejuaraan MotoGP 2020. Berdasarkan performa terakhir, Suzuki juga tampak menikmati podium ganda di empat dari lima putaran terakhir. Quartararo melihat konsistensi Suzuki dan dua pembalapnya sulit dikalahkan.

    "Sepertinya mereka selalu di atas, tetapi tampaknya mereka membuat langkah besar di depan kami. Jadi, ya, saya tidak tahu harus berkata apa tapi sepertinya mereka benar-benar tak terkalahkan," kata pembalap asal Prancis tersebut.

    Baca juga : Maverick Vinales: Perebutan Gelar Juara MotoGP Bukan Masalah Kami, tapi...

    Ia juga menyesalkan performa Yamaha yang tidak konsisten sepanjang musim 2020. Menurut dia, tim pabrikan perlu mengatasi kesalahan yang terjadi agar bisa menyesuaikan diri dengan Suzuki pada 2021. "Kami tahu bahwa kami harus mempertahankan basis motor yang sama karena kami tidak dapat melakukan perbaikan apa pun karena aturan," kata Quartararo.

    Namun, Fabio Quartararo meneruskan, "Kami perlu melihat aspek yang bisa kami tingkatkan. Kami perlu mendiskusikan apa yang perlu kami tingkatkan, dan saya memiliki beberapa gagasan yang cukup jelas untuk beberapa masalah yang kami hadapi. Tapi itu tidak terlalu mudah, tapi jika kami bisa menghindari kesalahan bodoh, itu akan bagus."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.