NBA: James Harden Tolak Tawaran Perpanjangan Kontrak di Rockets, Pilih Brooklyn

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain klub NBA Houston Rockets, James Harden. Reuters/Thomas B. Shea-USA TODAY Sports

    Pemain klub NBA Houston Rockets, James Harden. Reuters/Thomas B. Shea-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, JakartaJames Harden menolak tawaran Houston Rockets memperpanjang kontrak yang akan memberinya rekor bayaran senilai 50 juta dolar AS (Rp t00 miliar) per musim. Ia dikabarkan mencari peluang  pindah ke Brooklyn Nets,

    Berdasarkan laporan sumber yang dikutip ESPN, Senin, Harden menolak perpanjangan kontrak selama dua tahun dan kenaikan nilai menjadi sebesar 103 juta dolar AS, melebihi tiga tahun kontrak sekarang senilai 133 juta dolar AS.

    Harden dilaporkan menjalin kontak dengan forward Nets Kevin Durant dan guard Kyrie Irving dengan harapan bisa membentuk Big Three di Brooklyn.

    Namun, menurut sumber ESPN itu, belum ada "dialog yang berarti" antara Nets dan Rockets tentang kesepakatan transfer Harden.

    Sebelum santer rumor akan hengkangnya Harden, pelatih Mike D'Antoni dan manajer umum Daryl Morey meninggalkan Houston Rockets musim lalu.

    D'Antoni berpisah dengan Houston Rockets pada September setelah tim ini kalah dari Los Angeles Lakers dalam semifinal Wilayah Barat.

    Morey mengundurkan diri sebagai GM Rockets pada 15 Oktober, dua pekan sebelum klub mempekerjakan Stephen Silas sebagai pelatih kepala barunya.

    New York Times melaporkan Harden ingin Rocjets mempekerjakan Tyronn Lue atau John Lucas sebagai pengganti D'Antoni.

    Harden (31 tahun) adalah pemain All-Star delapan kali dan pemain All-NBA tujuh kali yang telah memimpin NBA mencetak skor masing-masing dari tiga musim terakhir.

    Pada 2019-20, dia mencetak rata-rata 34,3 poin, 6,6 rebound, 7,5 assist, dan 1,8 steal dalam 68 pertandingan.

    Harden telah mencapai Final NBA sekali (bermain bersama Durant dengan Oklahoma City Thunder 2011-12) dan final Wilayah Barat tiga kali lainnya tetapi belum memenangi kejuaraan basket paling bergengsi di dunia itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.