Juara ATP Finals, Daniil Medvedev Ingin Warnai Persaingan Elit Tenis Putra

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Rusia Daniil Medvedev mencium trofi ATP Finals 2020. Ia mengalahkan Dominic Thiem di partai final. Reuters/Paul Childs

    Petenis Rusia Daniil Medvedev mencium trofi ATP Finals 2020. Ia mengalahkan Dominic Thiem di partai final. Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, JakartaDaniil Medvedev berhasrat menjadi bagian dari rangkaian baru persaingan jangka panjang tenis elit putra, setelah membuktikan kualitasnya dengan mengalahkan Dominic Thiem untuk memenangi gelar ATP Finals perdananya Minggu malam waktu London.

    Petenis asal Rusia berusia 24 tahun itu menyelesaikan pekan yang luar biasa dengan kemenangan 4-6, 7-6(2), 6-4 di babak final ATP Finals untuk mendapatkan gelar terbesar dalam kariernya hingga saat ini.

    Kemenangannya atas Thiem, petenis peringkat ketiga, menyusul kemenangan semifinal atas petenis nomor dua Rafael Nadal dan kemenangan atas petenis nomor satu Novak Djokovic di fase penyisihan, membuatnya masuk dalam urutan keempat petenis yang pernah mengalahkan peringkat Tiga Besar dalam turnamen tunggal.

    "Mudah-mudahan kami bisa bersaing dengan lama di sana, mungkin katakanlah hingga mendorong generasi lain mundur. Tiga teratas, mereka mungkin melewati dua, tiga generasi tanpa menurunkan level mereka, yang itu tidak mudah dilakukan," tutur Medvedev.

    Capaian ini juga membuat pamor Medvedev naik dan dianggap sebagai generasi penerus yang paling mungkin memenangi Grand Slam pada musim 2021, demikian laporan Reuters menyebutkan.

    Dengan Roger Federer yang kini berusia 39 tahun, Nadal 34 tahun, dan Djokovic 33 tahun, persaingan mereka bertiga yang luar biasa semakin mendekati batas waktu.

    Harapannya adalah bahwa Medvedev, juara US Open Thiem (27 tahun) dan petenis muda lainnya seperti Stefanos Tsitsipas, Alexander Zverev dan Denis Shapovalov, akan segera memberikan persaingan blockbuster yang sama.

    "Mudah-mudahan," kata Medevedev saat ditanya apakah persaingannya dengan Thiem bisa berkembang menjadi sesuatu yang istimewa di masa mendatang.

    Thiem mengatakan "saat-saat menarik" sudah di depan mata di lini putra dan Medvedev mengatakan para petenis muda akan terus saling mendorong.

    "Tapi hal bagus yang kami lakukan, dengan Dominic, kami berhasil mengalahkan Rafa dan Novak, yang merupakan prestasi yang luar biasa," kata dia.

    Medvedev mengakhiri tahun ini dengan 10 kemenangan beruntun dan dengan kemenangan melawan Djokovic, Nadal dan Dominic Thiem di London, ia akan menuju musim baru dengan penuh percaya diri.

    "Mengalahkan Dominic dengan cara dia bermain hari ini dan berhasil mengalahkannya mungkin adalah kemenangan terbaik saya dalam hidup saya," kata Medvedev.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?