Shin Tae-Yong Coret 2 Pemain Timnas U-19 Karena Tak Disiplin

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Indonesia Mochamad Yudha Febrian (kanan) berebut bola di udara dengan pemain Myanmar Moe Swe dalam laga lanjutan Piala AFF U-18 di Stadion Thong Nhat Ho Chi Minh, Vietnam, Senin, 19 Agustus 2019. ANTARA

    Pemain timnas Indonesia Mochamad Yudha Febrian (kanan) berebut bola di udara dengan pemain Myanmar Moe Swe dalam laga lanjutan Piala AFF U-18 di Stadion Thong Nhat Ho Chi Minh, Vietnam, Senin, 19 Agustus 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong mencoret dua pemain dari pemusatan pelatihan nasional yang digelar di Jakarta. Kedua pemain itu, Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian, disebut tak disiplin.

    Asisten Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, menyatakan bahwa kedua pemain dicoret karena melakukan pelanggaran disiplin berulang-ulang.

    "Mereka terlambat latihan Senin pagi, tidak melakukan timbang badan pada pagi hari dan baru kembali ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Nova kepada Antara di Jakarta, Selasa 24 November 2020.

    Menurut mantan bek timnas Indonesia itu, sikap Serdy dan Yudha membuat kecewa tim pelatih Timnas U-19, termasuk pelatih kepala Shin Tae-yong yang memantau kegiatan para pemainnya dari Korea Selatan.

    Mereka menilai kedua pesepak bola belia itu tidak menunjukkan tanggung jawab sebagai pemain Timnas U-19 yang seluruh aktivitasnya dibiayai oleh negara.

    "Timnas seperti dibuat main-main padahal mereka dibiayai uang rakyat. Banyak pemain yang ingin bermain di timnas, tetapi yang sudah di timnas malah seenaknya sendiri," tutur dia.

    Oleh sebab itu, Nova meminta kepada anak-anak asuhnya yang masih bertahan di skuat agar terus menunjukkan sikap terpuji baik di dalam maupun di luar lapangan.

    Timnas U-19, yang disiapkan ke Piala Dunia U-20 tahun 2021, disebutnya membutuhkan pesepak bola berkemampuan fisik, taktik, teknik, mental yang baik.

    "Saya berpesan kepada pemain, kesempatan tidak akan datang dua kali. Jadi, manfaatkan momen secara baik, dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Para pemain harus sadar untuk menjadi seorang profesional banyak yang harus dikorbankan," kata Nova.

    Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian dipulangkan ke klub masing-masing oleh pelatih timnas U-19 Shin Tae-yong sejak Senin kemarin. Bagi Serdy, ini adalah pencoretan keduanya oleh Shin Tae-yong.

    Sebelumnya pemain berposisi penyerang itu tak diikutsertakan Shin Tae-yong dalam pemusatan latihan terdahulu di Kroasia. Serdy saat itu juga disebut kerap terlambat datang latihan.

    Sementara untuk Yudha yang mengikuti TC timnas U-19 di Kroasia, pemulangan menjadi pengalaman perdana. Bek kiri yang pernah memperkuat timnas U-16, timnas U-19 serta tim Garuda Select di Inggris ini sebelumnya bersih dari pelanggaran disiplin.

    Dengan dicoretnya dua pemain, kini ada 36 pemain yang mengikuti TC timnas U-19 di Jakarta sebagai persiapan menuju Piala Asia U-19 di Uzbekistan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021.

    Pelatih Shin Tae-yong sendiri saat ini sedang berada di negaranya, Korea Selatan, namun dia disebut terus memantau kiprah anak-anak asuhnya secara virtual.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.