Diego Maradona Meninggal, Lionel Messi: Dia Abadi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diego Maradona dan Lionel Messi. AP/Ricardo Mazalan

    Diego Maradona dan Lionel Messi. AP/Ricardo Mazalan

    TEMPO.CO, Jakarta - Lionel Messi menyatakan turut berduka atas meninggalnya legenda sepak bola Diego Maradona. Meskipun Maradona meninggal, menurut Messi, peninggalannya akan tetap abadi.

    Messi mengucapkan rasa bela sungkawa lewat media sosial Instagram. Dia mengunggah foto dirinya bersama Maradona.

    "Hari yang sangat sedih bagi Argentina dan dunia sepak bola. Dia meninggalkan kita tetapi dia sebenarnya tak pernah pergi karena Diego abadi," tulis Messi dalam keterangan foto itu.

    "Saya menyimpan banyak momen indah bersama dia dan saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengucapkan turut berduka cita untuk seluruh keluarga dan teman-temannya. RIP."

    Diego Maradona meninggal pada usia 60 tahun di Buenos Aires, Argentina, Rabu pagi, 25 November 2020 waktu setempat. Agen Maradona, Matias Morla, membenarkan kabar tersebut kepada EFE.

    Kabar meninggalnya Maradona awalnya dilansir koran Argentina Clarin. Menurut berita Clarin, Maradona, yang membawa Timnas Argentina meraih Piala Dunia 1986, meninggal karena serangan jantung.

    Sebelumnya Maradona juga sempat menjalani operasi karena ada pembekuan darah di bagian otaknya. Pembekuan darah itu disebut terjadi karena dia memukul sendiri kepalanya karena mengalami depresi.

    Lionel Messi sendiri sering dianggap sebagai penerus kejayaan Maradona di Timnas Argentina. Meskipun demikian, Messi terus gagal membawa Tim Tango untuk meraih trofi, baik itu Copa Amerika maupun Piala Dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.