Diego Maradona Pernah Cium Tangan Valentino Rossi, Begini Ceritanya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Valentino Rossi mengenakan jersey pesepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona, usai menjuarai MotoGP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo circuit, Santiago del Estero, 19 April 2015. Rossi memulai balapan dari start kedelapan. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pembalap Valentino Rossi mengenakan jersey pesepak bola legendaris Argentina, Diego Maradona, usai menjuarai MotoGP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo circuit, Santiago del Estero, 19 April 2015. Rossi memulai balapan dari start kedelapan. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap MotoGP Valentino Rossi, mengenang pertemuannya dengan legenda sepak bola Diego Armando Maradona yang meninggal pada Rabu kemarin, 25 November 2020. Rossi menilai Maradona sebagai olahragawan sejati.

    Dalam akun instagramnya, Rossi mengenang pertemuannya dengan Maradona pada 2008 di sirkuit Misano, Italia. Dia mengunggah sebuah video dimana Maradona memasuki garasi tim Fiat Yamaha, timnya saat itu, dengan sambutan meriah dari kru yang bernyanyi yel-yel 'Ho Visto Maradona' sambil bertepuk tangan.

    "Misano 2008, ini yang terjadi ketika orang melihat Maradona. Diego yang tak terlupakan," tulis Rossi.

    Keduanya sempat berpelukan dan Maradona pun menggendong Rossi yang baru saja memenangkan balapan. Rossi mencoba membalas aksi itu dengan mengangkat Maradona namun dia tak sanggup karena si mega bintang terlalu gemuk. Seluruh kru yang hadir pun tertawa melihat aksi Rossi itu.

    Maradona memang menjadi tamu spesial bagi tim Yamaha pada balapan di Misano itu. Maradona memang dikenal mengidolakan Rossi yang juga merupakan legenda di kancah MotoGP.

    Sebelum balapan, Maradona sudah bertemu dengan Rossi. Dia tampak mencium tangan Rossi untuk memberikan berkah sambil mengatakan, "Tangan Dios." Dios sendiri merupakan nama panggilan Maradona.

    Aksi Maradona itu dibalas Valentino Rossi saat memenangkan seri MotoGP Argentina 2015. Itu merupakan kemenangan ke-110 Rossi dalam karirnya di MotoGP.

    Dia pun melakukan selebrasi spesial dengan naik ke podium mengenakan kostum Timnas Argentina bernomor 10 yang bertuliskan nama Maradona. Si mega bintang yang tak hadir dalam balapan itu pun membalasnya di media sosial.

    "Terima kasih Valentino! Valentino Rossi memenangkan Grand Prix Argentina 2015," tulis Maradona di Facebook miliknya.

    Valentino Rossi pun tampak berduka dengan kepergian Maradona. Dalam unggahannya di Instagram dia juga mengucapkan perpisahan bagi pria yang dikenal dengan gol 'Tangan Tuhan' tersebut.

    "Sampai jumpa Diego. Kamu penyihir bola," tulisnya.

    Kepada laman resmi MotoGP, Rossi pun menilai Maradona sebagai olahragawan sejati.

    "Kita semua bersedih dengan kepergian Diego Maradona. Seorang olahragawan besar sejati dan salah satu pesepakbola terbaik dari semua generasi," kata Rossi.

    Diego Maradona meninggal pada usia 60 tahun di Buenos Aires, Argentina, Rabu pagi, 25 November 2020 waktu setempat. Agen Maradona, Matias Morla, membenarkan kabar tersebut kepada EFE.

    Kabar meninggalnya Maradona awalnya dilansir koran Argentina Clarin. Menurut berita Clarin, Maradona, yang membawa Timnas Argentina meraih Piala Dunia 1986, meninggal karena serangan jantung.

    INSTAGRAM| MOTOGP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.